Breaking News:

Pemkot Tangsel Perbolehkan Warganya Adakan Lomba 17-an Dengan Protokol Kesehatan Ketat

Perayaan kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia (RI) tahun 2020 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pandemi Covid-19 masih membayangi.

setneg.go.id
Logo HUT ke-75 RI 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Perayaan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia (RI) tahun 2020 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pandemi Covid-19 masih membayangi.

Kegiatan 17-an yang biasa dirayakan dengan semarak perlombaan, kini harus dipikirkan kembali.

Keramaian berpotensi menjadi area penularan virus ganas itu.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel sendiri masih membolehkan warganya menggelar perlombaan olahraga, namun dengan catatan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kebakaran Pabrik Mebel di Cakung Jakarta Timur Berhasil Dipadamkan

Meski begitu, Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mewanti-wanti bahwa warga jangan sampai lepas kendali.

"Di masyarakat ya karena PSBB ini mereka banyak yang hanya menyelenggarakan kegiatan olahraganya. Mereka bertanya kepada kami, saya bilang olahraganya boleh asal menjaga protokol kesehatan. Itu yang kami minta jangan sampai lepas kendali kemudian dianggap tidak ada kekhawatiran tidak ada warning nah ini yang harus diingatkan," ujar Benyamin saat dikonfirmasi, Selasa (11/8/2020).

Benyamin menggaris bawahi sejumlah perlombaan yang menurutnya tidak perlu diadakan karena rawan potensi penularan Covid-19, di antaranya lomba olahraga air dan panjat pinang.

"Boleh perlombaan asal jangan lomba olahraga air, panjat pinang yang punya tingkat kekhawatirannya kita prediksi menjadi penularan," ujarnya.

Jambret Ponsel Milik Tukang Rongsokan di Pondok Cabe, Pelaku Malah Kehilangan Sepeda Motornya

Sementara, Pemkot Tangsel memperingati ulang tahun RI dengan cara menggelar upacara terbatas.

Peserta hanya diperbolehkan 100 sampai 200 orang dengan menjaga jarak dan tetap mengenakan masker. Hal itu sudah sesuai anjuran Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg).

"Sesuai dengan surat edran dari Mensesneg bahwa upacara 17-an pun dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Di kami hanya akan dilakukan tingkat kota saja di halaman balai kota dengan jumlah peserta sekitar 100 - 200 orang dengan tetap menjaga jarak dan seterusnya," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved