Breaking News:

Stres Banyak Tagihan Utang dan Sepi Order, Pengusaha WO Coba Bunuh Diri Naik Tower Telekomunikasi

Beruntung AR berhasil dibujuk oleh warga dan petugas gabungan yang datang ke lokasi tower tempat mencoba bunuh diri

Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta
Editor: Erik Sinaga
Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Petugas gabungan dan warga saat membujuk AR di Gunungguruh yang coba bunuh diri melompat dari tower, Selasa (11/8/2020) 

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKABUMI - Seorang pria berinisial AR (35), warga Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mencoba bunuh memanjat tower telekomunikasi.

Aksi pengusaha wedding organizer membuat geger warga Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.

Kepala desa setempat, Andi Sukandi, mengatakan, AR mencoba bunuh diri dengan memanjat tower telekomunikasi sekitar pukul 13.00 WIB, Selasa (11/8/2020).

Ia menyebutkan, AR mencoba bunuh diri karena diduga stres banyak yang menagih utang.

"Iya AR warga kita, dia saudaranya Pak RW, kata rekannya AR mengalami stres karena banyak yang nagih utang, AR ini sangat cepat naik towernya," ujar Andi kepada wartawan.

Beruntung AR berhasil dibujuk oleh warga dan petugas gabungan yang datang ke lokasi tower tempat mencoba bunuh diri.

Sehingga AR tidak jadi mekakukan aksi bunuh diri dengan melompat dari tower yang memiliki ketinggian sekitar 75 meter itu.

"Saat mau melompat dari ketinggian tower itu, warga dan petugas berhasil membujuk dengan mengiming-ngimingi uang, kopi dan rokok," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Danposramil Gunungguruh Peltu Erfan Rifai mengatakan, AR diduga mengalami gangguan jiwa sudah sekitar dua bulan.

AR diduga mengalami gangguan jiwa karena usaha wedding organizer yang digelutinya sepi orderan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved