Breaking News:

Gaya Interior Bangunan Lama Bakal Tetap Dipertahankan di Revitalisasi Stasiun Bekasi

Ornamen jendela kayu serta sejumlah benda cagar budaya, rencananya akan dipasang kembali di bangunan baru Stasiun Bekasi

TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Proyek revitalisasi Stasiun Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda Bekasi Timur. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Ornamen jendela kayu serta sejumlah benda cagar budaya, rencananya akan dipasang kembali di bangunan baru Stasiun Bekasi.

Hal ini disampaikan Andhika Mardjudi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengembangan Double Double Track (DDT) Paket 2, Kamis, (13/8/2020).

Andhika mengatakan, pihaknya selaku pelaksana proyek selalu berkordinasi dengan Balai Cagar Budaya terkait revitalisasi Stasiun Bekasi.

Terdapat sejumlah benda cagar budaya peninggalan bangunan lama Stasiun Bekasi seperti misalnya jendela kayu, kusen, hingga kanopi.

"Itu nanti akan dipasang kembali dengan struktur yang baru, seperti apa kita akan bahas kembali dengan tim cagar budaya dan Dinas Pariwisata," kata Andhika di Bekasi, Kamis, (13/8/2020).

"Ornamen-ornamen kayu, kanopi, dan arsitektur akan dipakai kembali di Stasiun Bekasi baru, dan jendela itu (temuan yang baru-baru ini ramai dibicarakan) juga akan dipakai lagi," paparnya.

Terkait dengan temuan bangunan serupa lorong atau drainase air di bawa tanah Stasiun Bekasi, pihaknya masih terus berkordinasi dengan Balai Cagar Budaya.

Apakah nantinya, bangunan berupa lorong diduga peninggalan bangunan lama akan bongkar kemudian disusun kembali di museum, hal itu belum dapat dipastikan.

"Kami harus koordinasi juga dengan cagar budaya apakah ini akan kami tutup kembali atau kami pindahkan ke Ambarawa (museum kereta api)," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved