Breaking News:

Pandemi Covid-19, Perajin Pohon Pinang di Manggarai Selatan Keluhkan Sepi Pembeli

Perajin pohon pinang di Jalan Manggarai Selatan mengeluhkan sepinya pembeli menjelang HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Perajin pohon pinang, Saepudin (50), di Jalan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (13/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Perajin pohon pinang di Jalan Manggarai Selatan mengeluhkan sepinya pembeli menjelang HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

Pandemi Covid-19 ternyata berdampak pada pendapatan perajin pohon pinang.

Salah satu perajin pohon pinang, Saepudin (50), mengaku belum memperoleh keuntungan sama sekali.

"Belum laku satu pun. Saya sudah jualan dari setelah Idul Adha kemarin," kata pria yang biasa disapa Aep itu saat ditemui pada Kamis (13/8/2020).

Law Firm Togar Situmorang Buka Dua Kantor Cabang Lagi di Jakarta dan Bali: Kami Siap Beri Pelayanan

Aep mengakui peminat pohon pinang tahun ini jauh berkurang dari tahun-tahun sebelumnya.

"Pasti karena lagi pandemi begini, orang-orang jadinya takut berkerumun," ujar dia.

Batang pohon pinang yang jumlahnya mencapai puluhan terlihat menumpuk di lapak milik Aep.

Ada satu pohon pinang yang sudah siap jual untuk digunakan dalam lomba panjat pinang.

Pohon pinang di lapak Aep dijual dengan kisaran harga antara Rp 1-1,5 juta.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Launching Gerakan 2 Juta Masker di Kota Depok

"Kalau diantar langsung Rp 1,5 juta. Kalau bawa sendiri dari sini ya Rp 1 juta," ujar dia.

"Ongkos kirimnya memang segitu, karena kan ngambilnya lumayan jauh dari Rangkas," tambahnya.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved