Penyebab Membludaknya Antrean yang Urus Tilang di Kejari Jakarta Barat Hari Ini

Hari ini antrean mengular di depan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dari masyarakat yang hendak mengurus tilang.

Penyebab Membludaknya Antrean yang Urus Tilang di Kejari Jakarta Barat Hari Ini
TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Masyarakat antre untuk mengurus tilang di Kejaei Jakarta Barat, Jumat (14/8/2020)

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMBANGAN - Hari ini antrean mengular di depan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat dari masyarakat yang hendak mengurus tilang.

Kasipiddum Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edy Subhan menuturkan, adanya lonjakan di hari ini, satu faktornya karena Pengadilan Negeri Jakarta Barat yang ditutup sementara sepekan kemarin.

Adapun pengantre adalah mereka yang hendak mengurus tilang usai terjaring di Operasi Patuh Jaya 2020.

"Dua minggu lalu ada Operasi Patuh Jaya. Sedangkan pekan lalu Pengadilan Negeri Jakarta Barat ditutup karena Covid-19 sehingga sidang Jumat kemarin sama Jumat hari ini kumpul jadi satu hari ini," kata Edy saat mengatur antrean warga di Kejari Jakarta Barat, Jumat (14/8/2020).

Edy menyebut ada 11.000 pelanggar yang henda mengurus tilangnya di hari ini.

Edy mengakui masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa pembayaran tilang bila dilakukan secara online melalui website Kejaksaan Nageri Jakarta Barat.

Nantinya, masyarakat hanya tinggal memasukan nomor selip tilang untuk melihat denda yang harus dibayar.

Setelahnya, masyarakat tinggal datang ke kantor Pos untuk menyerahkan slip tilang.

"Nanti slipnya dikirimkan petugas pos ke kita. Feedbacknya nanti kita akan mengirim barang bukti yang disita saat pelanggaran kepada alamat yang diminta oleh pelanggar, itu lebih mudah dan menghindari penumpukan juga," papar Edy.

Selain itu, menurut Edy, banyak masyarakat yang belum paham bahwa mengurus tilang tidak hanya bisa dilakukan di hari Jumat saja.

"Masyarakat juga masih banyak yang belum paham bahwa pengambilan tilang tidak harus di hari Jumat dan tidak harus di tanggal yang terera di slip karena kan pembayar dendanya, putusan tilang saat ini sesuai aturan Perma itu diputus diluar kehadiran pelanggar. Jadi semua setelag diputus dendanya, masyarakat tinggal lihat aja dendanya, bisa dimanfaatkan itu," kata Edy.

35 Karyawan RSUP Fatmawati Jakarta Selatan Positif Covid-19

Tugu Perjuangan di Jalan KH. Agus Salim, Peringatan Saat Bekasi Dibumihanguskan Tentara Sekutu

Diberitakan sebelumnya, antrean mengular di depan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Jumat (14/8/2020) pagi.

Pengantre adalah mereka yang hendak mengurus tilang usai terjaring di Operasi Patuh Jaya 2020.

Antrean tersebut mengular hingga satu kilometer, mulai dari gedung Kejari Jakarta Barat hingga ke trotoar di jalan sekitarnya.

Untuk menghindari kemacetan dan tetap menerapkan protokol kesehatan, antrean dibuat labirin.

Adanya antrean ini membuat arus lalu lintas sedikit terhambat karena pengendara penasaran dengan adanya antrean tersebut.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved