Breaking News:

HUT ke 75 Kemerdekaan RI

Imbas Pandemi, Omzet Produsen Ornamen Kemerdekaan di Cipayung Turun Drastis

Meski sejumlah tempat memasang ornamen kemerdekaan, rupanya pemasukan produsen ornamen kemerdakaan tetap mengalami penurunan.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di lapak jualan milik Dede, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Imbas pandemi, omzet produsen ornamen kemerdekaan menurun.

Meski sejumlah tempat memasang ornamen kemerdekaan, rupanya pemasukan produsen ornamen kemerdakaan tetap mengalami penurunan.

Satu diantaranya seperti yang diceritakan oleh Dede (45).

Sedari tahun 1968, pihak keluarganya telah merintis usaha ini.

Berawal dari Kemayoran, keluarganya mulai memproduksi bendera Merah Putih dengan beragam ukuran.

Suasana di lapak jualan milik Dede, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2020).
Suasana di lapak jualan milik Dede, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (15/8/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA)

Selanjutnya, 30 tahun lalu Dede mengambil alih usaha tersebut.

"Usaha ini turun menurun dari bapak saya. Kemudian diteruskan saya dan buka di Pagelarang, Jakarta Timur," katanya kepada TribunJakarta.com, Sabtu (15/8/2020).

Dengan memperhatikan kualitas bahan serta jahitan, produksi bendera dan ornamen lainnya pun berkembang pesat.

Dede sempat melewati masa-masa kejayaannya dengan meraup omset hingga Rp 80 juta selama penjualan di Bulan Agustus.

Namun, imbas pandemi penuruan omset pun terjadi.

"Tahun ini turun drastis. Sejauh ini pemasukan baru Rp 30 juta. Ini jelas berbeda sekali dari tahun sebelumnya. Sebab, penjual keliling yang ambil barang di saya juga berkurangm biasanya bisa 30 pedagang, sekarang cuma 12 pedagang," jelasnya.

Kendati begitu, Dede mengatakan tak mempermasalkan untung ataupun rugi.

Sebab, ia mengerti betul perputaran ekonomi yang kian sulit imbas pandemi.

"Dagang bendera itu jangan lihat untung rugi. Tapi lihat sejarahnya dulu. Intinya itu dulu. Sekarang disabarin aja sebab memang situasinya seperti ini," ujarnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved