Breaking News:

Pesan 'Akan Ditenggelamkan' Kerap Masuk dari Polisi Pemeras, Kontraktor Ini Cemas Tiap Keluar Rumah

Berawal dari adiknya masuk tahanan diduga terlibat kasus korupsi, hidup Rasman diliputi kecemasan berlebih. Ia jatuh miskin diperas polisi.

Editor: Y Gustaman
ISTIMEWA
Ilustrasi Polisi 

TRIBUNJAKARTA.COM, SELAYAR - Berawal dari adiknya masuk tahanan diduga terlibat kasus korupsi di salah satu kecamatan di Selayar, hidup Rasman diliputi kecemasan berlebih.

Berulangkali pesan bernada ancaman masuk ke ponselnya yang dikirim oknum polisi yang mengangani kasus adiknya.

Sampai akhirnya, hidup Rasman sebagai kontraktor di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, berubah drastis.

Bisnisnya pun bangkrut dan kini ia harus menumpang di rumah orangtuanya.

Ia mengaku menjadi korban pemerasan terduga pelaku yang tak lain mantan Kasat Reskrim Polres Kepulauan Selayar berinisial Iptu AM.

Bermula pada Februari 2018, Rasman mengenal AM saat sering menyambangi Mapolres Selayar.

Senin Malam Istri Tua Lihat Suami Bawa Masuk Istri Muda, Dua Hari Berlalu Warga Desa Terkejut

Maksud tujuannya untuk meminta pengawalan membeli tanah untuk dijadikan obyek pariwisata.

"Saat itu investor wisata dari Jakarta, menyerahkan kepada saya untuk meminta ke polisi dalam hal pengawalan membeli tanah ke masyarakat," kata Rasman kepada Kompas.com, Jumat (14/8/2020).

Baru pada Juli 2018, Rasman mulai merasa diperas AM.

Dia mengklaim AM pernah mengancam akan menyiksa adiknya yang terlibat dugaan korupsi di salah satu kecamatan di Selayar jika tidak memberikan uang.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved