Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Damkar Depok Sterilisasi Kantor Bawaslu Depok Usai 2 Pegawai Positif Covid-19

Sterilisasi ini berlangsung pada Senin (17/8/2020) kemarin, dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
Damkar Kota Depok
Sterilisasi kantor Bawaslu Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok, Beji, buntut dari temuan dua pegawai yang terindikasi positif Covid-19.

"Kami melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut untuk sterililasi penyebaran virus," ujar Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Damkar Kota Depok, Denny Romulo, pada TribunJakarta.com, Selasa (18/8/2020).

Lanjut Denny, kegiatan sterilisasi ini berlangsung pada Senin (17/8/2020) kemarin, dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB.

"Satu tim yang diterjunkan terdiri lima personel, dan dilengkapi dengan hazmat serta alat perlindungan diri (APD) yang lengkap," bebernya.

Untuk diketahui, sebelumnya diwartakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, tak menuturkan ada dua pegawai Bawaslu yang positif Covid-19.

"Untuk Bawaslu, betul ada kasus positif, saat ini sedang proses terapi dan isolasi," kata Dadang singkat dalam pesan tertulisnya beberapa hari yang lalu.

Dadang menuturkan, dirinya belum bisa berkomentar lebih banyak terkait posisi dua orang yang terindikasi positif Covid-19 tersebut.

Mulai Januari 2019-April 2020, 2.638 Orang Lakukan Aborsi Ilegal di Klinik Jakarta Pusat

Polisi Gelar Razia Masker di Sejumlah Wilayah Bekasi

Covid-19 Meningkat, Satpas SIM Polda Metro Jaya Perketat Protokol Kesehatan

"Saya tidak menyebutkan posisinya sebagai apa, tapi ada dua kasus positif di Bawaslu," jelasnya lagi.

Terakhir, Dadang berujar pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Ketua Bawaslu Kota Depok.

"Ketua Bawaslu juga sudah sigap melakukan mitigasi dalam kasus ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved