Breaking News:

Bukan APBD, Anak Buah Anies Baswedan Pastikan Biaya Pembangunan Kampung Akuarium dari Pengembang

Pemprov DKI Jakarta memastikan, biaya pembangunan Kampung Akuarium yang berada di pesisir utara ibu kota seluruhnya ditanggung oleh pihak pengembang.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (9/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta memastikan, biaya pembangunan Kampung Akuarium yang berada di pesisir utara ibu kota seluruhnya ditanggung oleh pihak pengembang.

Dengan demikian, tak ada dana sepeserpun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dikucurkan untuk proyek tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Sarjoko mengatakan, dana tersebut merupakan kewajiban pembiayaan pembangunan rumah susun murah atau sederhana dari pengembang.

"Iya (tidak pakai APBD). Anggaran dari kewajiban pemenuhan pembangujan rusun sederhana atas izin pemanfaatan ruang oleh pengembang," ucapnya, Rabu (19/8/2020).

Ia menyebut, proyek pembangunan di kawasan yang dulu sempat digusur oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok ini diprediksi menelan biaya hingga Rp 62 miliar.

Marah-marah Jelang Azan Magrib, Anak Pak RT Tewas Kena Sobekan Pisau Beracun

Adapun seluruh anggaran tersebut nantinya akan dibebankan kepada PT Almaron Perkasa selaku pengembang.

Meski demikian, Sarjoko menyebut, anggaran tersebut bisa saja membengkak lantaran belum ada hitung-hitungan mendetail terkait penataan kawasan pesisir itu.

Sebab, selain membangun lima blok rumah berlapis dengan total 241 hunian tipe 36 dan ruang terbuka, Pemprov DKI juga berencana menata ulang letak rumah ibadah yang ada di kawasan itu.

"Musala yang awalnya di pojok dekat tanggul penahan air laut kami akan pindah ke tengah. Jadi, kebutuhan total anggaran masih perlu dihitung ulang," ujarnya saat dikonfirmasi.

Diduga Tertular di Kereta, 3 ASN Kota Tangerang Positif Covid-19

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini mengatakan, pihaknya bakal kembali putar otak untuk menutupi kekurangan ini.

Sebab, anggaran APBD tahun ini sudah terkuras habis untuk penanganan pandemi Covid-19.

"Kalau alokasi dari PT Almaron belum mencukupi, diupayakan sumber pembiayaan dari kewajiban pengembang lainnya," kata Sarjoko.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana membangun kembali kawasan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Peletakan batu pertama atau ground breaking pun telah dilakukan Anies bertepatan dengan HUT ke-75 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2020) kemarin.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved