Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Komisioner Bawaslu Benarkan Ada Petugasnya yang Diusir Saat Acara Deklarasi Muhamad-Saraswati

ada tiga petugas pengawas yang berada di lokasi acara, dari Bawaslu Tangsel, Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Komisioner Bawaslu Tangerang Selatan (Tangsel) Bidang Pengawasan dan Kerja Sama Antar Lembaga, Slamet Sentosa, di kantor KPU Tangsel, Rabu (9/1/2019). 

Terlebih, citra arogan juga akan tersangkut paut dengan sepak terjang pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) yang pernah dilakukan Muhamad saat menjabat Sekretaris Daerah Tangsel.

"Apalagi masyarakat juga akan melihat jejak digital soal dua figur, khususnya Muhamad yang juga lumayan banyak melakukan dugaan pelanggaran ketika masih menjadi PNS. nah ini PR berat bagi timses untuk menaikkan citra dan image," ujarnya.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, petugas Bawaslu Tangsel, Fadel Galih, yang bertugas mengawasi acara deklarasi koalisi partai pengusung Muhamad - Rahayu Saraswati di Resto Kampung Anggrek, Serpong, Tangsel, Selasa (18/8/2020).

Saat sedang bertugas, Fadel diintimidasi dan dilarang mengambil foto serta video acara oleh seorang pria yang dicirikan berbadan gempal mengenakan pakaian biru.

Fadel juga diusir dari area utama acara yang dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekjen Gerindra yang juga Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani itu.

Secara keseluruhan, acara tersebut dihadiri ratusan kader serta relawan dari tujuh partai pengusung dan pendukung pasangan calon Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo: PDIP, Gerindra, PAN, Hanura, NasDem, Perindo dan Garuda. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved