Breaking News:

Duduk Merenung Usai Bunuh Teman Sekampus, Amarah Pria Ini Kembali Bangkit saat Istri Korban Melintas

"Saya sempat menyesal membunuh teman saya Handi. Makannya saat kejadian, saya sempat duduk dan merenung di dekat mobil korban," kata Ade Setiawan.

Tribun Jateng
Lokasi pembunuhan suami istri Handi Purwanto dan Citrawati di Yamansari, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Rabu (29/7/2020). (Inset) Tersangka Ade Setiawan memperagakan saat menghabisi Citrawati di depan rumahnya. Proses rekonstruksi berlangsung di Polres Tegal, Rabu (19/8/2020). 

Ade mengaku selama ini memiliki usaha patungan berupa penangkaran burung lovebird senilai Rp 50 juta dengan suami istri ini.

Selama menjalankan bisnis dengan korban, Ade sering dituduh berlaku tidak jujur dan dianggap maling.

Ia sakit hati dengan Citrawati sejak Januari 2020, tapi dipendamnya.

Sesuatu Bergerak di Tubuhnya saat Tertidur Pulas, Lansia Histeris Ada Ular Semburkan Bisa ke Matanya

Baru pada 29 Juli, kesabaran Ade bobol dan memutuskan menghabisi korban.

"Dia (Citrawati) menuduh dan menghina istri saya. Menuduh saya tidak jujur, dan menyamakan saya dengan maling," kata Ade.

Kesal dengan istri Handi

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi Siti Candra atau Acha mengatakan, pelaksanaan rekonstruksi ini merupakan metode yang dilakukan penyidik kepolisian, untuk membuktikan kejelasan tindak pidana yang dilakukan oleh tersangka.

Sehingga nantinya unsur-unsur pasal yang disangkakan dapat terpenuhi sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan.

Cara Keji Klinik Aborsi di Senen Musnahkan Janin Bentuk Bayi, Polisi: Nyata Sekali Bekas Pembakaran

"Setelah saya ikuti rekonstruksi tadi, alasan tersangka membunuh karena rasa sakit hati dan emosi dengan makian yang dilontarkan isteri korban.

Jadi yang menjadi sasaran utama adalah isteri korban, sehingga tersangka sempat menyesali saat membunuh korban Handi yang merupakan temannya," jelas Acha.

Ditanya apakah ada unsur perencanaan, Acha menyebut kemungkinan ada, karena sesuai pengakuan tersangka Ia mulai merasa sakit hati dan dendam sejak Januari 2020.

(TribunJakarta/TribunJateng)

Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Rr Dewi Kartika H
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved