Breaking News:

Kanwilkumham Jakarta Gelar Sidak dan Tes Urine di Rutan dan Lapas

Para pegawai dan WBP Rutan Pondok Bambu dan Lapas Perempuan Jakarta mengikuti tes urine dadakan pada Kamis (20/8/2020).

Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Dokumentasi Kanwilkumham DKI Jakarta
Jajaran Kanwilkumham DKI Jakarta saat melakukan sidak di Rutan Pondok Bambu dan Lapas Perempuan di Jakarta Timur, Kamis (20/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Para pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Pondok Bambu dan Lapas Perempuan Jakarta mengikuti tes urine dadakan pada Kamis (20/8/2020).

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) Kanwilkumham DKI Jakarta, Edi Kurniadi mengatakan tes digelar guna memastikan tak ada peredaran narkoba.

"Dilaksanakan dalam upaya memerangi dan membasmi peredaran dan penyalahgunaan narkoba pada Lapas dan Rutan, " kata Edi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2020).

Jajaran Kanwilkumham DKI Jakarta saat melakukan sidak di Rutan Pondok Bambu dan Lapas Perempuan di Jakarta Timur, Kamis (20/8/2020)
Jajaran Kanwilkumham DKI Jakarta saat melakukan sidak di Rutan Pondok Bambu dan Lapas Perempuan di Jakarta Timur, Kamis (20/8/2020) (Dokumentasi Kanwilkumham DKI Jakarta)

Tes urine tersebut juga dibarengi dengan pemeriksaan di seluruh sel dan loket pegawai Kemenkumham yang bertugas di Rutan dan Lapas.

Sasarannya yakni keberadaan narkotika, handphone, dan barang-barang lain yang tidak seharusnya dimiliki para tahanan dan narapidana.

"Sidak ini intensif kita lakukan sejak tanggal 27 Juli 2020 lalu. Sebelumnya kita lakukan kegiatan serupa di Lapas Cipinang, Lapas Salemba, dan Rutan Salemba," ujarnya.

Edi menuturkan sidak yang dibarengi tes urine bakal digelar secara dadakan di lima Lapas dan tiga Rutan di wilayah Kanwilkumham DKI Jakarta.

Pasalnya berdasar temuan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat Narkoba Mabes Polri masih ditemukan peredaran narkoba di Rutan dan Lapas.

Kisah Kiper Persita Tangerang Try Hamdani Jadi Penghuni Terakhir Mes Klub

Rela Izin ke Gading Marten Demi Undang Gempita ke Ultah, Rafathar Nangis Dengar Jawabannya

Namun dari hasil sidak jajarannya sejauh ini tidak ditemukan adanya pegawai Kemenkumham dan WBP yang melakukan pelanggaran.

"Hasil tes urine juga negatif, tapi akan terus kita lakukan. Termasuk terhadap ASN, karena berdasarkan edaran Kemenpan RB dalam satu tahun ASN wajib dua kali tes urine," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved