Breaking News:

Ribut di Pesawat, Polisi Pastikan Wakil Ketua KPK Batal Laporkan Putra Bungsu Amien Rais

Cekcok antara Wakil Pimpinan KPK Nawawi Pomolangi dengan anggota DPR RI Ahmad Mumtaz Rais sudah menemukan titik terang.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra saat ditemui awak media di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (20/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Cekcok antara Wakil Pimpinan KPK Nawawi Pomolango dengan anggota DPR RI Ahmad Mumtaz Rais sudah menemukan titik terang.

Sebelumnya, kedua pejabat negara tersebut membuat kegaduhan di dalam kabin pesawat Garuda Indonesia pada Rabu (12/8/2020) malam.

Keributan ditenggarai Mumtaz Rais yang marah lantaran tersinggung ditegur awak kabin dan Nawawi karena menerima telepon saat pesawat mereka sedang isi bahan bakar.

Kendati demikian, Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menegaskan kalau Nawawi mengurungkan niatnya untuk membuat laporan secara tertulis atas perilaku Mumtaz.

Tersambar KRL, Penjaga Perlintasan Rel di Jalan Dewi Sartika Kota Depok Luka Parah di Kepala

Dengan alasan, Nawawi tidak ingin membuat gaduh di tengah pandemi Covid-19.

"Beliau (Nawawi) tidak ingin membuat gaduh, ini pertimbangan bijak yang sangat bijak dari bapak Nawawi sehingga beliau tidak membuat laporan resmi terkait kejadian itu," ucap Adi di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (20/8/2020).

Selain alasan di atas, menurut Adi, faktor permintaan maaf terbuka oleh pihak Mumtaz dianggap membuat Nawawi batal membuat laporan resmi ke kepolisian.

Sebab, diketahui kalau Mumtaz Rais sudah buka suara dan menyatakan permintaan maafnya kepada Wakil Ketua KPK tersebut dan kepada pihak maskapai Garuda Indonesia.

Terlilit Utang, Pria ini Nekat Curi Mobil Taksi Online di Tangerang Bermodus Pinjam Akun

"Sampai kemudian ada perkembangan bahwa, pak Mumtaz ini menyampaikan secara terbuka permohonan maaf terkait perihal itu di media massa. Atas pertimbangan tersebut bapak Nawawi juga mempertimbangkan secara bijak menerima permohonan maaf," papar Adi.

Awal keributan tersebut saat keduanya sedang terbang menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-643 rute Gorontalo-Makassar-Jakarta.

Mulanya Nawawi bersama awak kabin mencoba menegur Ahmad Mumtaz karena menelepon saat pesawat sedang isi bahan bakar di Makasar.

Namun, putra bungsu Amien Rais tersebut sudah ditegur sebanyak tiga kali tetap tidak diindahkan dan berujung pada keributan di dalam kabin pesawat terbang.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved