Breaking News:

Tak Ada Lonjakan Penumpang di Terminal Bekasi Saat Libur Panjang Tahun Baru Islam

Kepala Terminal Induk Kota Bekasi Mohamad Kurniawan mengatakan, sejak kemarin sampai hari ini tidak ada peningkatan penumpang

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Terminal Induk Kota Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, (21/8/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Libur panjang Tahun Baru Islam 1442 Hijriah rupanya tidak berdampak pada lonjakan penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi, Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Jumat, (21/8/2020).

Libur Tahun baru Hijriah yang jatuh pada Kamis, (20/8/2020), kemudian disambung dengan cuti bersama pada Jumat, (21/8/2020) tak tampak ada tanda-tanda arus mudik warga.

Kepala Terminal Induk Kota Bekasi Mohamad Kurniawan mengatakan, sejak kemarin sampai hari ini tidak ada peningkatan penumpang seperti saat libur Iduladha 31 Juli 2020 lalu.

"Tidak ada peningkatan, kondisinya sama aja seperti normal walaupun minggu ini libur panjang," kata Kurniawan.

Berdasarkan data yang dihimpun pengelola terminal, jumlah keberangkatan pada saat libur Tahun Baru Islam kemarin sebanyak 794 penumpang.

Dari total penumpang itu, sebanyak 503 merupakan penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dan 291 sisanya merupakan penumpang bus amtar kota antar provinsi (AKAP).

"Landai enggak telalu ada peningkatan penumpang yang besar, kalau di libur Tahun Baru ini masing-masing AKDP dan AKAP ada 52 bus, jadi kira-kira 100 armada lebih lah," terang dia.

Menurut Kurniawan, jumlah penumpang pada saat Iduladha mencapai 1.288 orang. Hal ini artinya, libur Tahun Baru Islam cenderung menurun.

"Enggak tahun apakah banyak yang pakai kendaraan pribadi atau memang lebih milih liburan di dalam kota aja," terangnya.

Adapun hingga saat ini, Kurniawan memastikan pihaknya tetap menjalankan protokoler kesehatan berupa pemeriksaan penumpang dan pembatasan kapasitas penumpang per armada.

"Kita tetap antisipasi, ada bus cadangan dan protokoler kesehatan tetap dijalankan, kita woro-woro sama cek penumpang," tegas dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved