Kebijakan Ganjil Genap

Wacana Ganjil Genap Seharian Belum Diterapkan, Penjelasan Dishub DKI Mungkin Berlaku untuk Motor

Pembatasan kendaraan dengan mekanisme ganjil genap (gage) berlaku bagi kendaraan roda empat dan roda dua.

WARTAKOTA/Nur Ichsan
Kendaraan melintas di Jalan Jenderal Sudirman yang di dekatnya terdapat papan elektronik yang berisi sosialisasi pelaksanaan kawasan pembatasan lalu lintas ganjil - genap, yang mulai diberlakukan pada Senin (3/8/2020). Pemerintah provinsi DKI jakarta, kembali memberlakukan kebijakan ganjil-genap di 25 ruas jalan di ibukota ini berlaku mulai Senin hingga Jumat dan tidak berlaku pada Sabtu dan Minggu. Aturan ini ditetapkan pada jpukul 06.00 wib hingga 10.00 wib dan pukul 16.00 wib hingga 21.00 wib. Kebijakan ini salh satunya bertujuan untuk membatasi pergerakan orang di Jakarta untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang belum juga mereda. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Pergub tersebut ditetapkan pada 19 Agustus 2020 dengan memuat Pasal 7 yang berisi tentang pengendalian moda transportasi dilaksanakan sesuai dengan tahapan masa transisi.

Pengendalian moda transportasi yang dimaksud dilakukan dengan cara Kebijakan Ganjil Genap dan pengendalian parkir.

Dalam Pasal 8 Pergub itu, Anies menyebutkan pembatasan kendaraan pribadi dengan Kebijakan Ganjil Genap (gage) berlaku bagi kendaraan roda empat dan roda dua.

Anies Baswedan Terbitkan Pergub Ganjil Genap untuk Sepeda Motor, Ini Kata Kepala Dinas Perhubungan

Artinya, seluruh kendaraan pribadi, baik itu sepeda motor atau mobil berpelat genap tidak boleh melintas di sejumlah luas jalan yang ditentukan pada tanggal ganjil.

Begitu juga sebaliknya, kendaraan pribadi dengan pelat nomor ganjil tak boleh melintas di ruas jalan yang telah ditentukan pada tanggal genap.

"Setiap pengendara kendaraan bermotor beroda 4 (empat) atau lebih dan roda 2 (dua) dengan nomor plat ganjil dilarang melintasi ruas jalan pada tanggal genap," tulis Anies dalam Pergub itu dikutip TribunJakarta.com, Jumat (21/8/2020).

Terkait hal ini, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo memastikan, aturan ganjil genap bagi sepeda motor belum akan diterapkan dalam waktu dekat.

"Ganjil genap saat ini belum berlaku bagi roda dua, motor dikenakan gage belum," ujarnya saat dikonfirmasi.

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, saat ini aturan gage masih sama seperti sebelumnya, yaitu berlaku bagi kendaraan roda empat di 25 ruas jalan yang telah ditentukan.

Penerapannya pun dilakukan setiap Senin hingga Jumat, kecuali hari libur atau tanggal merah mulai pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB dan 16.00 WIB sampai 21.00 WIB.

"(Berlaku) hanya roda 4 dengan 12 jenis kendaraan yang dikecualikan saja," tuturnya menjelaskan.

Lempar wacana berlakuan seharian

Dinas Perhubungan DKI Jakarta membuka opsi menerapkan Kebijakan Ganjil Genap sesuai Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved