Breaking News:

Pemprov DKI Jakarta: Klaster Penularan Covid-19 Sasar 150 Perusahaan

Klaster penularan Covid-19 di area perkantoran terus meluas. Hal itu diungkapkan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Klaster penularan Covid-19 di area perkantoran terus meluas.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, setidaknya ada 150 perusahaan yang telah terpapar Covid-19.

Dari jumlah itu, Andri menyebut, ada perusahaan yang coba menutup-nutupi dan tidak melapor bahwa ada pegawainy yang terpapar Covid-19.

"Sampai saat ini kami melakukan penutupan itu ada sekitar 65 perusahaan. Tapi, sebenarnya yang melaporkan itu sudah lebih dari 150 perusahaan," ucapnya, Sabtu (22/8/2020).

Saat Digeledah, Drumer J-Rocks Simpan Setoples Berisi Daun Ganja di Dalam Kulkas

Dari 65 perusahaan itu, sebanyak 56 perusahaan ditutup lantaran ada pegawai terpapar Covid-19.

Sedangkan, 9 perusahaan lainnya disegel karena tak menerapkan protokol kesehatan.

"Ada 65 yang kami tutup, 9 di antaranya karena langgar protokol. Selebihnya memang terpapar Covid-19, cuma dia enggak lapor. Akhirnya diketahui dari dinas atau ada karyawan yang lapor," ujarnya.

"Itu enggak boleh sebenarnya, laporkan saja. Ini bukan suatu kehinaan, kejelekan, atau kesalahan, apalagi aib," sambungnya.

Meski demikian, Andri enggan menyebut nama-nama perusahaan itu.

Soal Ganjil Genap untuk Pengendara Sepeda Motor, Wagub DKI Jakarta: untuk Batasi Warga Keluar Rumah

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved