Breaking News:

Nekat Beroperasi Saat PSBB, Satpol PP Segel Tiga Panti Pijat di Kabupaten Tangerang

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Tangerang, Sumartono mengatakan penyegelan dilakukan karena dianggap melanggar PSBB ke-9

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Satpol PP Kabupaten Tangerang yang menyegel tiga panti pijat yang nekat beroperasi di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, Minggu (23/8/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Tiga panti pijat di bilangan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang beroperasi saat Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) disegel.

Penyegelan dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Tangerang pada Minggu (23/8/2020) malam.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Tangerang, Sumartono mengatakan penyegelan dilakukan karena dianggap melanggar PSBB ke-9 di Kabupaten Tangerang.

"Kita dapatkan informasi bila ada sejumlah tempat panti pijat yang buka di tengah PSBB, dan kami langsung lakukan pengecekan ke lokasi. Saat di cek, memang betul kalau lokasi itu buka, hingga akhirnya kita lakukan tindakan tegas," ucap Sumartono saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2020).

Ia melanjutkan, bila penegakan yang dilakukan pihaknya itu sudah sesuai dengan SOP terutama dalam aturan PSBB.

Politisi PDIP Nilai Rencana Anies Baswedan Menata Kampung Akuarium Merupakan Kesalahan Fatal

Dua Pemain Muda Asal Brasil Ikut Latihan Persija Jakarta, Otavio Dutra Bantu Jadi Penerjemah

Yakni, Peraturan Bupati Tangerang Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembahan Kedua atas Peraturan Bupati Tangerang Nomor 36 Tahun 2020 Tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Wilayah Kabupaten Tangerang

"Ini sudah sesuai SOP, di mana tahapannya kita imbau dan tegur, lalu karena masih membandel kita langsung segel hingga mencabut izin operasional," tegas Sumartono.

Dalam kegiatan tersebut pun, petugas juga mendapati beberapa orang yang diketahui merupakan karyawan dari tempat panti pijat tersebut.

"Ada beberapa orang pegawai, kita data dan kita berikan pembinaan," tutur dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved