Breaking News:

Politisi PDIP Nilai Rencana Anies Baswedan Menata Kampung Akuarium Merupakan Kesalahan Fatal

Aturan yang dimaksud Gilbert ialah Peraturan Daerah (Perda) nomor 1/2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR)

Dok. Sudin Kominfotik Jakarta Utara
Groundbreaking Kampung Susun Akuarium, Senin (17/8/2020), di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Politisi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai, rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menata Kampung Akuarium merupakan kesalahan fatal.

Sebab, hal ini justru mempertontonkan ketidaktahuan Anies akan ketidaktahuan Anies terhadap peraturan daerah.

"Yang dipertontonkan adalah ketidaktahuan mendasar soal peraturan dan ini fatal. Sangat mendasar," ucapnya, Senin (24/8/2020).

Kebijakan Anies yang disebutnya menabrak aturan disebut Gilbert tak hanya terjadi kali ini saja.

Menurutnya, hal serupa juga terjadi kala Anies mengizinkan perluasakan kawasan Ancol dengan cara reklamasi.

"Dalam persoalan reklamasi dan Kampung Akuarium ini, Perda Tata Ruang itu sangat mendasar sebenarnya," ujarnya saat dikonfirmasi.

Dua Pemain Muda Asal Brasil Ikut Latihan Persija Jakarta, Otavio Dutra Bantu Jadi Penerjemah

Seorang Kakek di Tangerang Cabuli Empat Bocah di Bawah Umur

Aturan yang dimaksud Gilbert ialah Peraturan Daerah (Perda) nomor 1/2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Dalam aturan itu disebutkan bahwa kawasan Kampung Akuarium masuk dalam zona merah (P3).

Pengamat Tata Kota Yayat Supriyatna mengatakan, Pemprov DKI bisa saja membangun rusun di kawasan Kampung Akuarium.

Syaratnya, status rusun yang dibangun harus berstatus rumah sewa, bukan rumah milik.

"Pertanyaannya apakah kalau mau dibangun perumahan susun boleh apa tidak? Boleh. Tapi, rusun yang dibangun untuk mendukung fungsi pemerintahan," ujarnya, Sabtu (22/8/2020).

"Artinya, rumah susun yang dibangun itu milik pemerintah, bukan milik perseorangan atau kelompok," sambungnya menjelaskan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved