Breaking News:

Pemkot Bekasi Klaim Telah Lakukan 27.000 Kali PCR Swab Test Selama Penanganan Covid-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah menghabiskan sebanyak 27.901 kali polymerase chain reaction (PCR) swab test selama penanganan Covid-19.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Suharno
TribunJakarta/Ega Alfreda
Ribuan pekerja di Bandara Soekarno-Hatta yang beresiko tinggi terpapar Covid-19 menjakani tes Swab atau Polymerase Chain Reaction (PCR) Test di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (23/6/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota atau Pemkot Bekasi telah menghabiskan sebanyak 27.901 kali Polymerase Chain Reaction ( PCR) swab test selama penanganan Covid-19.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, jumlah itu dihitung sejak penanganan Covid-19 yang dilakukan pada pertengan Maret 2020 hingga kini.

"Jadi kita sudah melakukan 27.901 PCR swab test, hasil dari total PCR itu ada yang positif sebanyak 2.000," kata Rahmat di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Selasa, (25/8/2020).

Dia menjelaskan, total 2000 test swab positif itu bukan dihitung berdasarkan jumlah pasien atau kasus.

5 Warga Tewas Usai Pesta Miras Oplosan di Kabupaten Tangerang, Satu di Antaranya Wanita

Menurut dia, beberapa kasus atau pasien ada yang harus dilakukan swab test sebanyak lima sampai enam kali untuk memastikan masih terpapar Covid-19 atau tidak selama ditangani di rumah sakit.

"2000 itu bukan pasien, karena ada pengulangan-pengulangan di dalamnya, misal ketika dia masuk rumah sakit setiap tiga hari sekali dites swab sampai hasilnya negatif," jelasnya.

Pria yang akrab disapa Pepen menambahkan, Pemkot Bekasi hingga kini masih memiliki stok alat kit PCR swab test.

Stok alat kit PCR swab test ini didapat dari pengadaan yang dilakukan Pemkot Bekasi sebanyak 10 ribu picis, serta bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 7.000 picis.

Karyawati Otak Pembunuhan Bos Pelayaran Diduga Gelapkan Pajak, Polisi Bakal Cek Rekening Perusahaan

"Sisa stok dari yang ada 9.470 alat, ditambah pengadaan baru dan bantuan dari Bandung (Pemprov Jabar) itu total kita ada stok sekitar 26 ribu," paparnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved