Breaking News:

Rekonstruksi Pembunuhan Bos Pelayaran

Saat Berikan Keterangan, Otak Penembakan Bos Pelayaran Sempat Pura-pura Kesurupan Arwah Korban

Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, tersangka NL terhitung berpura-pura kesurupan sebanyak dua kali.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Dalang pembunuhan bos pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara, saat dirilis di Polda Metro Jaya, Senin (24/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - NL, karyawati yang menjadi otak pembunuhan pengusaha pelayaran Sugianto (51) di Ruko Royal Gading Square, sempat berpura-pura kesurupan saat proses penyelidikan kasus ini.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, NL terhitung berpura-pura kesurupan sebanyak dua kali.

Yang pertama adalah saat polisi memintai keterangan NL beberapa hari yang lalu.

Saat itu, NL berpura-pura dirasuki arwah Sugianto dan menyebut bahwa penembakan ini dilandasi masalah persaingan bisnis.

Rencana Penculikan Lalu Dieksekusi Gagal, Ini Motif Wanita Jadi Otak Pembunuh Pengusaha Pelayaran

"Pada saat pemeriksaan sempat kesurupan dan mengarahkan ke salah satu motif," kata Wirdhanto di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (25/8/2020).

"Jadi kesurupan arwah korban dan menyampaikan bahwa ini adalah pelakunya adalah masalah persaingan bisnis," imbuh Wirdhanto.

Kedua kalinya, NL berpura-pura kesurupan saat dirinya tengah menghadiri pemakaman korban.

Kala itu, lanjut Wirdhanto, NL juga menyebutkan hal serupa yakni soal persaingan bisnis.

"Itu diulangi lagi pada saat di tempat pemakaman. Kesurupan juga," ucap Wirdhanto.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved