Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Sempat Ditutup Usai Pegawai Tenant Giant Positif Covid-19, Margo City Mall Beroperasi Lagi Besok

Reza menjelaskan, sterilisasi telah berlangsung selama tujuh hari berturut-turut sejak tanggal 19 Agustus 2020 hingga hari ini.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Margo City Mall di Kecamatan Beji, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Margo City Mall akan kembali beroperasi sejak ditutup 10 hari yang lalu akibat adanya sejumlah pegawai tenant Giant yang terindikasi positif Covid-19.

Selama penutupan, pihak pengelola Margo City juga terus melakukan sterilisasi berupa penyemprotan cairan disinfektan secara rutin dan terus menerus.

"Sejak dari awal bulan Juni ketika PSBB Proporsional tim gugus tugas mandiri sudah kami bentuk, tujuannya tentu menjaga pengunjung dan pegawai," ujar Marcom Manager Margo City, Reza Ardiananda, di Margo Citiy Mall, Beji, Kota Depok, Selasa (25/8/2020).

Petugas Gunakan Thermal Flogger Sterilisasi Margo City Mall

Reza menjelaskan, sterilisasi telah berlangsung selama tujuh hari berturut-turut sejak tanggal 19 Agustus 2020 hingga hari ini.

"Sterilisasi sudah kami lakukan secara total mulai tanggal 19 sampai 25 Agustus, baik itu mandiri maupun kerjasama dengan pihak Gugus Tugas Kota Depok," katanya.

Ihwal pegawai di tenant Giant, Reza berujar yang akan bekerja adalah pegawai yang hasil rapid tesnya non reaktif.

"Yang masuk nanti ke area Margo City adalah pegawai yang hasil rapid tesnya non reaktif.
“Giant memiliki jalur (pintu) sendiri, tapi kalau karyawan yang lain kita masih menggunakan jalur depan dan belakang," jelasnya.

"Yang bisa kami pastikan semua yang masuk ke Margo City akan melalui screening temperatur dan wajib masker," timpalnya lagi.

Sementara itu, Head of Corporate and Consumer Affairs PT Hero Supermarket Tbk, Diky Risbianto, menyatakan bahwa untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini adalah dengan cara disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan.

"Sebagai bentuk komitmen dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan berbelanja bagi pelanggan maupun karyawan, berbagai tahapan
protokol kesehatan dilakukan untuk mencegah penyebaran virus, bahkan selama 10 hari tutup gerai, pembersihan secara rutin tetap dilakukan agar gerai siap untuk dibuka kembali," katanya di lokasi yang sama.

Diky menjelaskan, pihaknya juga telah melakukan pemilahan produk yang disimpan dengan metode double wraping.

Sementara untuk produk seperti sayur dan buah, Riky mengatakan pihaknya telah membuangnya untuk meminimalisir kontak dengan wabah virus.

Terakhir, Diky berujar pihaknya juga telah menerapkan perubahan jam kerja untuk pegawainya.

"Kami telah mengubah jam operasional toko sesuai peraturan pemerintah yang berguna untuk para karyawan agar dapat beristirahat lebih panjang, melakukan layanan dengan menggunakan WhatsApp dan media online lainnya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved