Breaking News:

Kemensos RI Salurkan Bansos kepada Eks Rehabilitasi Napza di Jakarta Pusat

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, menyebut sebanyak 630 paket bantuan sosial kepada mereka

TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat (kiri) saat memberikan paket bansos kepada eks rehabilitasi Napza, di Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan sosial kepada ratusan eks rehabilitasi Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Berbahaya lainnya (Napza).

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat, menyebut sebanyak 630 paket bantuan sosial kepada mereka, terkhusus di DKI Jakarta.

"Untuk eks korban penyalahgunaan Napza 3.153 paket (jumlah total termasuk di luar DKI Jakarta)," kata Harry, saat diwawancarai awak media, di Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2020).

"Untuk hari ini 630 untuk wilayah DKI Jakarta," lanjut Harry.

Dia melanjutkan, Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).

Nantinya, kata Harry, anggota IPWL akan menyalurkan bantuan sembako tersebut kepada para eks rehabilitasi Napza.

Dia menuturkan, anggaran paket sembako ini diperoleh dari refocusing anggaran Direktorat rehabilitasi sosial korban penyalahgunaan Napza.

"Sesuai arahan dari pak Menteri, anggaran-anggaran yang dimungkinkan tidak terserat pada masa PSBB, juga adaptasi kebiasaan baru. Secepatnya dialihkan," tutur Harry.

Kemensos RI juga menyiapkan 4.978 paket sembako untuk warga terlantar usia anak.

"Untuk warga terlantar usia anak 4.978 paket sembako," kata dia.

Isi sembako tersebut, lanjutnya, terdapat minyak goreng, biskuit, mi instan, sarden, susu, sabun, dan sebagainya.

Lucinta Luna Hadapi Sidang Tuntutan

500 Marbot Kota Tangerang Dapat Bantuan Sosial Covid-19

1.500 Paket Bansos Disalurkan Bagi Warga Terdampak Covid-19 di Jatiuwung

"Saya berharap ini tepat sasaran dan juga betul-betul bermanfaat untuk para korban Napza," kata Harry.

"Karena kan kita tahu situasinya sedang sulit semua. Jadi, korban Napza yang sedang direhabilitasi tidak punya pekerjaan sehingga butuh santunan. Sembako ini salah satu yang bisa mengurangi beban mereka," tutupnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved