Breaking News:

Terungkap Keluarga Suranto Dibunuh Tepat saat Utang Pelaku Jatuh Tempo, Kerabat Menjerit Histeris

Polisi mengungkap fakta baru kasus pembunuhan satu keluarga di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo.

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Y Gustaman
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Perwakilan keluarga memasuki rumah Suranto di Dukuh Slemben RT 01 RW 05, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, setelah polisi melepas garis polisi pada Rabu (26/8/2020). Suranto, istri dan dua anaknya tewas dibunuh oleh pelaku tunggal, yakni Henry Taryatmo. 

Hilangnya motor Honda Mega Pro dari rumah korban sempat menjadi misteri setelah kasus pembunuhan keluarga Suranto viral.

Saat itu pihak kepolisian sudah menangkap pelakunya.

Kuasa hukum keluarga Suranto, Muhammad Kurniawan, sempat mempertanyakan keberadaan motor korban.

Uang Kotak Amal Musala di Kebayoran Lama Dimaling, Pengurus: Buat Bayar Guru Ngaji, Tega Banget

Hal itu disampaikannya saat di Mapolres Sukoharjo, Senin (24/8/2020).

Anehnya, pelaku Henry Taryatmo, mengaku tidak merasa mengambil motor itu.

"Pengakuan dari tersangka, dia tidak mengambil motor itu," jelasnya.

Lantaran itu kuasa hukum keluarga korban berspekulasi ada pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

"Indikasi pelaku lain mungkin ada, tapi kita serahkan kepada pihak kepolisian," terangnya.

Kurniawan memastikan pihak keluarga ingin proses hukum terhadap pelaku transparan.

Sebab, tindakan pelaku dinilai sangat keji karena membunuh satu anggota keluarga.

"Harapan kami, polisi bisa transparan," ucap dia.

"Jika ada pelaku lain, bisa segera ditangkap," tambahnya.

Dia menambahkan, pihak kepolisian telah menjerat pelaku dengan pasal pembunuhan berencana, dan pencurian dengan kekerasan.

UPDATE Kasus Covid-19 di Indonesia Rabu 26 Agustus, Tambah 2.306, 115.409 Sembuh, & 6.944 Meninggal

Satu Orang Tewas Tawuran di Jalan Kebon Sirih, Polisi Tangkap 6 Pelaku Pembacokan

"Kalau dari keluarga berharap pelaku bisa dihukum mati," tandasnya.

Pelaku Tunggal

Belakangan, polisi menegaskan dalam kasus pembunuhan sadis satu keluarga pelakunya tunggal, yang tak lain Henry Taryatmo (41).

Polisi mendasarkan ini setelah memeriksa 10 saksi.

"Pelaku hanya satu, sampai saat ini tidak ada tambahan pelaku," kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

Pelaku diketahui memiliki banyak utang dan sampai menggadaikan 2 mobilnya.

Prediksi Cuaca dari BMKG Besok, Kamis 27 Agustus 2020: Jangan Lupa Cek Wilayahmu!

Gubernur Anies Surati Menteri PUPR, Minta Jalan Tol Jalan Dalam Kota Ditutup untuk Pesepeda

"Pelaku memiliki utang besar, nanti jelasnya pada rekonstruksi besok," papar Yugo.

Pelaku dijerat pasa l365 KUHP pencurian dengan kekerasan, dan 338 Pembunuhan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Saat membunuh para korban, pelaku Henry Taryatmo tidak dalam pengaruh alkohol.

"Pelaku sadar penuh saat melakukan aksi pembunuhan itu," papar Yugo.

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul:

Fakta Lain, Pelaku Bunuh Satu Keluarga di Baki Sukoharjo Tepat di Hari Pembayaran Jatuh Tempo Utang;

Sebelum Dibunuh, Satu Keluarga di Baki Sempat Rayakan Ulang Tahun, Ini Kesaksian Adik Korban;

Tak Dalam Pengaruh Alkohol, Pelaku Sadar Penuh Saat Habisi Nyawa Satu Keluarga di Baki Sukoharjo;

Polisi Tegaskan Tak Ada Tambahan Pelaku yang Habisi Nyawa Satu Keluarga di Baki Sukoharjo;

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Baki Gondol Motor Mega Pro Korban & Dititipkan di Kartasura;

Garis Polisi Dilepas, Kerabat Korban Pembunuhan Sadis di Baki Berteriak Histeris Hingga Pingsan 

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved