Breaking News:

Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Minum Alkohol, Ini Risiko Berbahaya yang Mengintai

Konsumsi alkohol selama hamil dapat berbahaya karena organ hati janin belum terbentuk dengan sempurna.

freepik.com
Ilustrasi hamil 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Ibu hamil penting untuk menjalankan pola hidup sehat.

Agar janin dapat tumbuh sehat dan sempurna ada hal-hal yang perlu dihindari. Antara lain seperti minum alkohol.

Bagi orang yang tidak terbiasa minum alkohol, mungkin hal ini tidak masalah.

Namun bagi yang sudah terbiasa rasanya cukup sulit meninggalkan kebiasaan buruk tersebut.

Meski begitu, kebiasaan ini tetap harus dihindari.

"Ada hal-hal yang harus dihindari oleh ibu hamil. Salah satunya kebiasaan merokok juga minum alkohol. Alkohol ini bisa masuk lewat aliran darah ke plasenta," kata dr. Jesurun Bangun Daud Hutabarat M.(Ked)OG, Sp.OG dalam webinar bersama ZAP, Kamis (27/8/2020).

Kebiasaan mengkonsumsi alkohol dapat berdampak buruk pagi perkembangan janin.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh, Cek Juga Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Beserta Arti

Berikut 6 Gangguan Kesehatan dengan Gejala Sakit Leher

Konsumsi alkohol selama hamil dapat berbahaya karena organ hati janin belum terbentuk dengan sempurna.

Sehingga tubuhnya tidak mampu menyaring racun dan zat berbahaya lainnya.

Alkohol tersebut mampu menembus bayi melalui plasenta.

Ketika ibu minum Alkohol, alkohol tersebut mengalir dengan aliran darah dengan cepat. Kemudian, masuk melalui plasenta hingga mencapai bayi dalam kandungan Anda.

"Dia (alkohol) bisa masuk ke aliran darah, ke plasenta. Jadi alkohol yang diminum ibu akan masuk ke bayinya. Bayi yang masih berkembang, organ hatinya belum maksimal untuk menangani alkohol ini. Jadi bisa menganggu perkembangan bayi," kata dokter Jesurun.

Adapun beberapa resiko yang bisa terjadi pada kehamilan apabila sang Ibu masih mengkonsumsi alkohol.

Antara lain keguguran, kematian janin dalam kandungan, atau cacat fisik seperti prilaku dan intelektual seumur hidup pada bayi yang dikenal sebagai gangguan spektrum alkohol janin (FASD).

Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved