Virus Corona di Indonesia

Kota Bogor Jadi Satu-satunya Wilayah Zona Merah Covid-19 Jawa Barat, Bima Arya Berlakukan Jam Malam

Di Jawa Barat hanya ada satu kota yang termasuk zona merah. Yaitu Kota Bogor. Wali Kota Bogor menerapkan sejumlah kebijakan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Nasional menetapkan Kota Bogor masuk ke dalam kategori zona merah. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BANTARJATI - Saat ini ada 32 daerah di Indonesia yang dikategorikan risiko tinggi penyebaran Covid-19 atau zona merah.

Di Jawa Barat hanya ada satu kota yang termasuk zona merah.

Yaitu Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengumumkan status Kota Bogor sebagai zona merah Covid-19.

Bima Arya Sugiarto mengklaim peningkatan kasus terjadi dikarenakan adanya Swab Masif.

Menurut Bima Arya hasil analisisa 49 persen kasus didapat dari hasil tracing kemudian 25 persen adalah orang yang bergejala selanjutnya adalah swab masif ditempat umum.

"Untuk itu kami Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) bersepakan untuk besok menerapkan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas," ujarnya.

Bima mengatakan penerapan status penerapan pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas akan dilaksanakan besok hingga dua minggu kedepan

Jam malam diterapkan, operasional mal hingga restoran dibatasi

Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Nasional menetapkan Kota Bogor masuk ke dalam kategori zona merah.

Ditetapkannya Kota Bogor masuk ke dalam zona merah disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto usai melaksanakan rapat terbatas dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di Balaikota Bogor.

Lawang Salapan atau Gerbang Sembilan dibangun sebagai salah satu daya tarik wisata Kota Bogor sebagai Kota Pusaka.
Lawang Salapan atau Gerbang Sembilan dibangun sebagai salah satu daya tarik wisata Kota Bogor sebagai Kota Pusaka. (TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika)

Bima Arya Sugiarto mengatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) sepakat untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas akan dilaksanakan pada 29 Agustus hingga dua minggu kedepan.

“Kita mempercepat evaluasi PSBB  dengan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas. Jadi, RW yang merah akan dibatasi aktivitasnya atau semi lockdown RW-RW yang merah,” katanya didampingi Jajaran Forkompinda saat konferensi pers di teras Balai Kota Bogor, Jumat (28/08/2020).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved