Antisipasi Virus Corona di DKI
Ada Klaster Long Weekend, Pasien Covid-19 di DKI Hari Ini Bertambah 1.114 Orang
Kenaikan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami tren peningakatan.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kenaikan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta terus mengalami tren peningakatan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memdeteksi hari ini ada penambahan 1.114 pasien Covid-19 di ibu kota.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Dwi Oktavia mengatakan, 70 persen kasus positif hari ini diambil spesimennya pada 24 dan 25 Agustus 2020 lalu.
Jika dihitung mundur di mana masa inkubasi tersering adalah 6 hari, lalu pasien baru memeriksakan diri satu hingga dua hari kemudian, mak periode penularan tertinggi terjadi pada tanggal 16 Agustus sampai 17 Agustus 2020.
"Angka pengambilan spesimen pada 27 Agustus juga cukup tinggi, sehingga perlu dipertimbangkan efek elong weekend 2 minggu berturut-turut," ucapnya, Minggu (30/8/2020).
Dengan penambahan ini, jumlah kasus Covid-19 di DKI hingga saat ini telah menembus angka 39.280 kasus.
Dari jumlah itu, sebanyak 30.134 orang atau 76,7 persen pasien Covid-19 di DKI Jakarta dinyatakan sembuh.
"Tingkat kesembuhan atau recovery rate ini terus mengalami peningkatan," ujarnya.
Semetara itu, angka kematian atau case fatality rate (CFR) Covid-19 di ibu kota hingga hari ini berada di angka 3 persen (1.186 pasien Covid-19 meninggal).
• Setelah Perut Tertembak, Sekuriti Ini Kendarai Motor Seorang Diri ke Rumah Sakit
• KSAD Minta 3 Korban Perusakan Polsek Ciracas Dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto
"Kendati terdapat tren kenaikan pada kasus harian, namun tingkat kematian menurun," kata dia.
Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini pun meminta warga waspada dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.
"Perlu adanya kewaspadaan dan usaha bersama, baik oleh pemerintah maupun masyarakat dalam mdlihat tren kenaikan kasus hari ini," tuturnya.