Breaking News:

Mapolsek Ciracas Diserang

Gerobak Dirusak Penyerang Polsek Ciracas, Pedagang di Arundina Belum Bisa Dagang

Mereka belum bisa berdagang karena kaca gerobaknya dirusak oknum anggota TNI AD pada Sabtu (29/8/2020) lalu

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Tampak gerobak Loksem JT 46 di Jalan Raya Lapangan Tembak di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Aktivitas pedagang binaaan Sudin PPKUKM Jakarta Timur di Loksem JT 46, Kelurahan Cibubur, Ciracas pada Senin (31/8/2020) belum normal.

Mereka belum bisa berdagang karena kaca gerobaknya dirusak oknum anggota TNI AD pada Sabtu (29/8/2020) lalu bersamaan saat Polsek Ciracas dirusak.

Ketua Loksem JT 46 Walidi Susanto (54) mengatakan dari sekitar 60 pedagang binaan Sudin PPKUKM Jakarta Timur, 15 di antaranya jadi korban pengrusakan.

"Ada 15 gerobak dirusak, jadi 15 pemilik. Sekarang ada sebagian yang sudah berdagang, ada yang belum. Ada yang lagi berbenah kerusakan, seperti mengganti kaca gerobak," kata Walidi di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020).

Kejadian berawal saat massa oknum anggota TNI AD yang emosi mendengar keterangan Prada MI dikeroyok berkumpul di sekitar lampu merah Arundina.

Mereka melakukan konvoi dan menyisir pengguna jalan mencari pelaku fiktif Prada MI dari arah Jalan Raya Lapangan Tembak ke arah Jalan Raya Bogor hingga tiba di Polsek Ciracas.

Gerobak pedagang Loksem JT 46 pertama jadi sasaran karena hanya berjarak sekitar 25 meter dari pertigaan Arundina dan berada satu lajur ke Jalan Raya Bogor.

"Massa lewat naik motor bawa stick golf, besi, dan lainnya. Sambil jalan naik motor mereka pecahin kaca gerobak. 15 gerobak yang kacanya pecah ini di Loksem JT 46 saja, pedagang resmi binaan," ujarnya.

Walidi menuturkan para pedagang mengetahui gerobak me3dirusak dari grup WhatsApp sekira pukul 02.00 WIB atau saat massa berada di Polsek Ciracas.

Pagi hari setelah kejadian saat mengecek lapak dagangan jajaran Sudin PPKUKM, Kodim 0505 Jakarta Timur, dan Polsek Ciracas datang menemui mereka.

Penuturan Korban Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas: Mobil Penyok, Handphone Diambil

Kapolsek Ciracas Bantah Media Tak Boleh Ambil Gambar

Pasien Covid-19 Tembus 1.114 Orang, Politisi PDIP Nilai Anies hingga TGUPP Tak Bisa Kerja

"Didata siapa saja yang gerobaknya rusak dan kerusakannya apa saja. Jadi data terkait kerusakan sudah disampaikan ke Sudin, Koramil, dan Polsek, mudah-mudahan benar ada ganti rugi nanti," tuturnya.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, hingga Senin (31/8/2020) pedagang di Loksem JT 46 belum kembali beraktivitas karena kaca gerobak mereka pecah dirusak.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved