Breaking News:

Pedagang di Arundina Harap Ganti Rugi untuk Perbaiki Kaca Gerobak yang Rusak

Ketua Loksem JT 46 Walidi Susanto (54) mengatakan sudah menyampaikan data kerusakan ke Sudin PPKUKM, Kodim 0505 Jakarta Timur, dan Polsek Ciracas.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Bima Putra
Pecahan kaca gerobak Sate Padang milik Murjianto (55) yang berlokasi di Jalan Raya Lapangan Tembak, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pedagang Loksem JT 46 binaan Sudin PPKUKM Jakarta Timur berharap ada ganti rugi gerobak yang dirusak oknum anggota TNI AD pada Sabtu (29/8/2020).

Ketua Loksem JT 46 Walidi Susanto (54) mengatakan sudah menyampaikan data kerusakan ke Sudin PPKUKM, Kodim 0505 Jakarta Timur, dan Polsek Ciracas.

"Habis kejadian sudah langsung didata pedagang yang gerobaknya rusak, didata terkait pemberian ganti ruginya. Ada 15 gerobak yang dirusak," kata Walidi di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020).

Kerusakan masing-masing gerobak serupa, kaca yang dipecahkan oknum anggota TNI AD saat melakukan konvoi dari kawasan Arundina ke Polsek Ciracas.

Letak Loksem JT 46 yang berlokasi sekitar 25 meter dari lokasi Prada MI di pertigaan Arundina mengaku dikeroyok membuat gerobak mereka jadi sasaran amuk.

Razia Pembatasan Aktivitas Warga Depok Mulai Dilaksanakan Malam Ini, Pedagang Kaki Lima Menjerit

Biem Benyamin Ungkap Jejak Politik Benyamin S, Pernah Jadi Kader Golkar pada Masa Suharto

"Dari hasil pendataan kemarin kami mengajukan satu pedagang yang gerobaknya dirusak menerima ganti rugi sekitar Rp 1 juta. Kerusakan kaca kan beda-beda ya, tebal kaca yang dipakai," ujarnya.

Walidi menuturkan hingga kini belum semua pedagang Loksem JT 46 yang gerobaknya dirusak bisa kembali berdagang karena kaca belum diperbaiki.

Hanya segelintir pedagang yang sudah memperbaiki kerusakan gerobak, mereka berharap bantuan yang dijanjikan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa lekas diterima.

"Ya kalau yang punya uang simpanan bisa memperbaiki gerobaknya. Kalau enggak ada ya untuk sementara belum bisa dagang lagi. Tapi kondisi sekarang sudah kondusif," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved