Breaking News:

Polres Metro Tangerang Kota Gagalkan Peredaran 200 Kilogram Ganja Asal Aceh

Polres Metro Tangerang Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 200 kilogram asal Aceh di Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat melakukan ungkap kasus penggagalan distribusi 200 kilogram ganja asal Aceh di Polsek Pakuhaji, Selasa (1/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, PAKUHAJI - Polres Metro Tangerang Kota berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja seberat 200 kilogram asal Aceh di Tangerang.

200 kilogram ganja tersebut didapati dari dua tersangka berinisial DP dan NB.

Keduanya ditangkap saat menunggu kiriman ganja yang dipesan melalui aplikasi antar barang di Jalan Cilosari, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin (31/8/2020).

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, penangkapan kedua tersangka merupakan hasil pengembangan ungkapan sebelumnya di Rest Area Karang Tengah pada akhir Juli 2020.

Soal MRT Jakarta Fase Ke-2, Begini Proses Pembongkaran JPO Bank Indonesia

"Pengembangan kurang lebih satu bulan. Informasi dari jaringan bahwa pada bulan Agustus 2020 akan ada pengiriman barang dari Aceh ke Jakarta. Mereka gunakan jasa pengiriman kargo," jelas Nana di Polsek Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (1/9/2020).

Berdasarkan informasi tersebut, Polisi melakukan penyelidikan.

Diketahui paket ganja tiba di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada tanggal 30 Agustus 2020.

Sehari setelahnya, paket ganja terebut akan diambil oleh DP dan NB melalui aplikasi antar barang online ke kawasan Cikini Jakarta Pusat.

76 Warga Korban Penyerangan Polsek Ciracas Mengadu, Pangdam: Jumlahnya Mungkin Bertambah

"Kedua tersangka ini memesan jasa pengiriman online untuk mengambil paket di Tanah Abang. Saat tiba pukul 11 siang dilakukan penggeledahan," papar Nana.

Dari hasil penggeledahan tersebut, Polisi mengamankan DP dan NB berserta enam karung seberat 200 kilogram berisikan ganja.

"Dari enam karung itu ada 200 kilogram ganja. Jadi memang kadang mereka untuk modus itu dengan berbagai cara, tapi ini apa adanya," ucap Nana.

Berdasarkan pengakuan DP dan NB, paket ganja tersebut dikendalikan oleh rekannya, CK yang saat ini masih berstatus buron.

Remas Payudara dan Kerap Video Call Mainkan Kelamin, Pria Pemilik Kontrakan Tega Usir Korbannya

Kedua tersangka disangkakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 111 ayat (2) Junto Pasal 132 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan ancama hukuman pidana mati, seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved