Breaking News:

Viral di Medsos Pria Mengaku Polisi Cekcok dengan Pesepeda di PIK 2: Gegara Parkir, Begini Endingnya

Media sosial diramaikan viral video seorang pesepeda cekcok dengan pria yang mengaku polisi di kawasan PIK 2.

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Tangkapan layar video viral diduga anggota polisi berseteru dengan pesepeda di PIK 2. 

Pada saat ingin memarkir mobil, JM melihat ada mobil yang melawan arus hingga meminggirkan kendaraannya.

Ketika ada celah kosong untuk parkir, JM malah ketemu AS, sang pesepeda.

"Ternyata saat parkir, dia ingin masuk ke area parkir tetapi di situ ada sepeda. Lalu terjadilah kesalahpahaman kejadian tersebut," imbuh dia.

Namun demikian saat ini kedua belah pihak sudah saling memaafkan setelah Polisi melakukan upaya mediasi dan memeriksa yang bersangkutan.

Video yang berisi rekaman pertengkaran antara seseorang yang diduga anggota Polisi dengan pesepeda di kawasan PIK 2 viral di media sosial.

Video berdurasi 57 detik itu diunggah oleh akun @Dharma_tc di Twitter. Terlihat pertengkaran antara seseorang dengan pesepeda di antara mobil-mobil yang parkir di pinggir pantai.

Pertengkaran itu sempat dilerai oleh seseorang namun tidak mendapat tanggapan. Malahan orang yang diduga anggota Polisi itu terlihat seperti meludah kepada pesepeda tersebut.

“Oknum marah marah dan melakukan kekerasan di pasir putih PIK-2 Mengaku ngaku polisi saat bersitegang dengan pengendara sepeda. Diakhiri dengan tindakan seperti meludahi pengendara sepeda. @DivHumas_Polri @poldametrojaya Arogansi oknum polri,” tulis pemilik akun.

Berakhir Damai

JM, pria yang videonya viral saat membentak pesepeda serta mengaku sebagai polisi, ternyata sama sekali bukan anggota Polri.

Dalam video permintaan maafnya atas insiden tersebut, JM mengaku bahwa dirinya hanya masyarakat sipil biasa dan bekerja sebagai seorang kontraktor.

JM pun meminta maaf telah mengaku-ngaku sebagai anggota polisi dalam insiden pertengkarannya dengan pesepeda di kawasan PIK 2 pada Minggu (30/8/2020) lalu.

"Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada institusi Polri karena di dalam keributan tersebut saya mengaku sebagai anggota polisi," kata JM dalam video yang dilihat TribunJakarta.com, Rabu (2/9/2020).

"Dengan ini saya mengklarifikasi bahwa saya bukan anggota polisi, di mana saya sehari-hari bekerja sebagai kontraktor di PT Tunas Mandiri Sejahtera," ucap dia.

Simak 6 Cara Cepat Atasi Sakit Kepala Tanpa Obat, Jangan Stres!

Pesta Gay di Apartemen Punya Syarat Khusus, Undangan: Kami Memanggil Putra-putra Terbaik Bangsa

Dahsyatnya Ledakan Tabung Pengisian Balon di Depok, Ramdani Tewas Terpental 6,6 Meter & Kaki Remuk

Adik Vicky Prasetyo Tantang Angel Lelga Tunjukkan CCTV di Persidangan: Saya Berani Iris Kelingking

Kapolsek Metro Penjaringan Kompol Ardyansyah mengatakan, JM sudah menjalani pemeriksaan.

JM mengaku-ngaku sebagai anggota polisi lantaran pada saat kejadian dirinya sedang emosi.

"Dia ngaku polisi karena emosi supaya permasalahan bisa reda," jelas Ardyansyah.

Perkara yang mengarah kepada pertengkaran itu ternyata hanya dilandasi masalah parkir.

Pria yang membentak pesepeda dalam video itu, JM, awalnya hendak parkir di salah satu titik di kawasan PIK 2 itu.

Ketika hendak memarkirkan mobilnya, JM melihat ada mobil yang melawan arus sehingga ia meminggirkan mobilnya.

Ketika ada salah satu celah yang kosong dan JM hendak memarkirkan mobilnya, ada si pesepeda, AS, yang membawa berhenti di sana.

"Itu dia ingin parkir, karena ada mobil di depan yang melakukan lawan arus, ternyata dia minggir untuk parkir di sebelah kanan," kata Ardyansyah.

"Ternyata saat parkir, dia ingin masuk ke area parkir tetapi di situ ada sepeda. Lalu terjadilah kesalahpahaman kejadian tersebut," imbuh dia.

Namun demikian saat ini kedua belah pihak sudah saling memaafkan setelah Polisi melakukan upaya mediasi dan memeriksa yang bersangkutan. (TribunJakarta.com/WartaKota)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Terkait Pria Ngaku Polisi Adu Mulut dengan Pesepeda, Kapolsek Metro Penjaringan Sebut Sudah Damai, 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved