Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DKI Pangkas Jam Kerja ASN Hanya 5,5 Jam Sehari

Guna meminimalisir penumpukan di kantor, jam masuk para ASN Pemprov DKI pun dibagi menjadi dua sif dengan jarak 3,5 jam

Freepik
ilustrasi virus corona 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI memangkas jam kerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah menjadi hanya 5,5 jam.

Padahal, sebelumnya durasi jam kerja ASN di lingkungan Pemprov DKI selama 8 jam.

Penularan Covid-19 yang semakin mengganas pun jadi alasan pemangkasan jam kerja ini.

Aturan baru ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Sekretaris Daerah Nomor 62/SE/2020 tentang Sistem Kerja Pegawai ASN di Lingkungan Pemprov DKI Jakarta Pada Pelaksanaan PSBB Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif.

Adapun SE yang diteken oleh Sekda Saefullah ini dikeluarkan menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 1 Tahun 2020 tentang Pedoman Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

Guna meminimalisir penumpukan di kantor, jam masuk para ASN Pemprov DKI pun dibagi menjadi dua sif dengan jarak 3,5 jam.

Pada hari Senin hingga Kamis, sif pertama dimulai pukul 07.00 WIB sampai 12.30 WIB dan sif kedua pada pukul 10.30 hingga 16.00 WIB.

"Pada hari Jumat, sif pertama mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB dan sif kedua pada pukul 10.30 WIB sampai 16.30 WIB," tulis Saefullah dalam aturan itu dikutip TribunJakarta.com, Kamis (3/9/2020).

Selain itu, ASN yang rentan terpapar Covid-19 lantaran memiliki penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, asma, hingga ibu hamil tetap diperkenankan bekerja dari rumah.

"Jumlah pegawai ASN yang melaksanakan tugas di kantor paling sedikit 50 persen dari jumlah pegawai," ujarnya.

Meski demikian, durasi jam kerja ASN yang bekerja di rumah relatif lebih lama, yaitu selama 7,5 jam.

Kronologi Dwayne Johnson The Rock Serta Keluarganya Positif Covid-19: Seperti Pukulan Telak

Nekat Buka saat Pandemi Covid-19, Tempat Karaoke Glamz Angel di Jakarta Barat Disegel Pemprov DKI

Neymar Positif Covid-19, Ini Pernyataan PSG

Mereka pun setiap harinya wajib mengirimkan bukti presensi foto yang dilaporkan setiap pagi pukul 07.30 WIB dan sore pada pukul 16.00 WIB.

"Surat edaran ini mulai berlaku pada tanggal 3 September 2020 sampai dengan adanya evaluasi dengan mempertimbangkan status kedaruratan kesehatan," ucapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved