Breaking News:

Sindikat Tembakau Gorila Kemasan Liquid

Peracik Cairan Liquid Gorila di Bekasi Keluar Kuliah Lalu Jadi Ojek Online

Jajaran Polres Metro Jakarta Pusat berhasil membongkar sindikat penjual tembakau sintetis gorila berbentuk cairan liquid di Bekasi.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto (tengah), saat konferensi pers, di kantornya, Kamis (3/9/2020). 

"Dia punya beberapa akun media sosial yang dikelola sendiri," lanjutnya.

Dikatakan Santi, F dapat memproduksi tembakau hingga 200 botol berisi cairan tembakau sintetis dalam tujuh hari atau seminggu.

"Seminggu, pelaku bisa memproduksi 150 sampai 200 botol ukuran lima mililiter," ucap Santi.

Per botolnya, kata Santi, dijual hingga Rp400 ribu.

"Dia menjual gorila ini dengan harga Rp300 sampai Rp400 ribu per botol," beber Santi.

Polisi pun berhasil mengamankan barang bukti berupa alat produksi tembakau sintetis gorila tersebut.

"Kami amankan juga bahan baku berupa serbuk dan cairan tembakau gorila," kata Santi.

Santi melanjutkan, F sekira 90 hari telah meracik barang terlarang tersebut.

"Dia belajar sendiri meraciknya. Dari pengakuannya sudah tiga bulan," beber Santi.

Akibat perbuatannya, F dijerat Pasal 114 Pasal 113, Pasal 119 tentang Permenkes nomor 5 tahun 2020.

"Ancaman hukuman pidana di atas enam tahun," tutup Santi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved