Breaking News:

Jumlah Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 38 Ribu Orang Perhari

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan perharinya ada sekira 38 ribu penumpang yang lalu lalang di Bandara

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta yang mulai dipadati oleh penumpang dengan memperhatikan protokol kesehatan dan wajib mengenakan masker, Jumat (4/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Geliat aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terus membaik di tengah pandemi Covid-19 ini.

Seperti diketahui sebelumnya, bandar udara terbesar dan tersibuk di Indonesia ini pernah terpuruk dengan dihentikannya aktivitas penerbangan guna menekan penyebaran Virus Corona alias Covid-19.

Namun, semakin hari, aktivitas penerbangan baik dari sisi jumlah pesawat yang terbang dan pergerakan penumpang mulai tumbuh di Bandara Soekarno-Hatta.

Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan perharinya ada sekira 38 ribu penumpang yang lalu lalang di Bandara Soekarno-Hatta.

"Jadi dilihat data hari ini, rata-rata pergerakan penumpang sudah mulai menggeliat naik. Kita ada diangka sekitar 38 ribuan," ujar Agus di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (4/9/2020).

Pasien Covid-19 Bertambah Seribu per Hari, Pemprov DKI Ngotot Tak Mau Terapkan Jam Malam

Menikmati Bubur Ayam Legendaris H Jewo di Masjid Cut Meutia, Pernah Disantap Presiden Kedua RI

Pasangan Muhamad-Saraswati Naik Oplet Si Doel saat Daftar Pilkada Tangsel

Dimana, lanjut Agus, pada hari normal bisa mencapai 200 ribu pergerakan penumpang perhari di Bandara Soekarno-Hatta.

Sedangkan, untuk pergerakan pesawat terbang di bandar udara tersebut, menurut Agus tercatat ada sekira 450 sampai 480 penerbangan sehari yang mana pada saat normal mencapai 1.200 pergerakan pesawat perharinya.

"Kalau dibandingkan kondisi normal, ini sudah ada diposisi 35 sampai 40 persen. Tapi memang pada dua bulan ke depan akan ada low season penerbangan," ucapnya.

Ia pun menargetkan, pada bulan Desember 2020 akan terjadi pelonjakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta mengingat akan hari raya Natal dan Tahun Baru 2021.

"Tapi kita tahu kondisi ini cukup berat di industri penerbangan, kami diposisi 50 persen saja sudah sangat bagus menembus angka itu untuk sampai dengan akhir tahun khusus Bandara Soekarno-Hatta," tutur Agus.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved