Breaking News:

Sekuriti Kena Peluru Nyasar

Polisi Kesulitan Selidiki Kasus Sekuriti Kena Peluru Nyasar Karena Keterangan Korban Berubah-ubah

Pihak kepolisian masih mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus peluru nyasar yang dialami sekuriti bernama Jefri Pardede (24)

Istimewa
Seorang sekuriti bernama Jefri Haryanto Pardede (24) menjalani perawatan di Rumah Sakit Satya Negara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah tertembak timah panas pada Minggu (30/8/2020) dini hari tadi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Pihak kepolisian masih mengalami kesulitan dalam mengungkap kasus peluru nyasar yang dialami sekuriti bernama Jefri Pardede (24).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko mengatakan, salah satu kesulitan yang dialami adalah melakukan sinkronisasi antara keterangan korban dengan apa yang sebenarnya terjadi.

"Jadi kita mencoba untuk mensinkronkan apa yang dia sampaikan dengan fakta yang ada di lapangan," kata Sudjarwoko, Sabtu (5/9/2020).

Menurut Sudjarwoko, sampai saat ini keterangan korban masih berubah-ubah.

Hal itulah yang membuat polisi belum dapat mengungkap bagaimana kronologi kasus ini secara pasti.

"Keterangan dari yang bersangkutan yang sampai saat ini masih berubah-ubah, belum jelas," ucap Sudjarwoko.

Polisi pun sudah mengumpulkan CCTV dari sekitar lokasi kejadian di wilayah Jalan Benyamin Sueb yang memanjang dari wilayah Jakarta Utara hingga Jakarta Pusat.

Namun, dari sejumlah rekaman CCTV yang dikumpulkan, tidak ada satupun yang menyorot kejadian peluru nyasar pada Minggu (30/8/2020) lalu.

Diberitakan sebelumnya, Jefri tertembak peluru saat berada di kawasan Jalan Benyamin Sueb, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu dini hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved