Breaking News:

Wakil Wali Kota Bekasi Sebut Sanksi Sosial Pelanggar Protokol Kesehatan Hanya Sebatas Gimmick

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengaku terjadi penurunan warga taat memakai masker selama masa adaptasi Covid-19.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengaku terjadi penurunan warga taat memakai masker selama masa adaptasi Covid-19.

"Memang kemarin ada peningkatan abai setelah itu stag, jadi misal kemarin kita dalam posisi 90 persen orang pakai sekarang 50 persen, stag aja 50 persen," kata Tri, Sabtu (5/9/2020).

Pemkot Bekasi sampai saat ini belum menerapkan denda maupun sanksi sosial bagi warga yang kedapatan tidak memakai masker maupun melanggar protokol kesehatan.

"Kita ingetin warga masyarakat pakai yang namanya masker, protokol kesehatan, sama kan pilihannya, kita juga sampai hari ini tidak melakukan penerapan sanksi misalnya, Rp100 ribu itu sekarang berat bro," ucapnya.

Langkah Pemkot Bekasi dalam upaya meningkatkan kedisiplinan warga tetap berpegang pada himbau dan melibatkan unsur kader PKK serta aparatur sipil negara (ASN).

"Makanya kita sekarang dorong nih ibu-ibu PKK, Dharma Wanita udah kita turunin juga, bareng dengan yang namanya ASN," terang dia.

"Sekarang kan yang dibentuk kesadarannya, mudah-mudahan dia melihat tetangganya tuh jadi kaya begitu karena kondisinya masih seperti itu," tambahnya.

Dia bahkan mengakui sempat masih banyak warga di lingkungan masyarakat abai terhadap penggunaan masker.

Hal ini diketahui ketika dirinya melakukan blusukan kekampung-kampung dan menegur siapa saja yang beraktivitas di luar rumah tanpa masker.

Terkait Jam Malam, Pemkot Bekasi Masih Pertimbangkan Dampak Ekonomi

Homestay di Pulau Seribu Diawasi Petugas, Siap Ditutup Kalau Tak Ikuti Aturan Pencegahan Covid-19

"Tadi kita lihat sendiri anak-anak masih belum pakai masker, tapi itu tadi, itu tugas kita dan kita juga lagi memperbanyak masker, ibu-ibunya turun je bawah bagi-bagi masker," tegas dia.

Ketika ditanya soal penerapan sanksi sosial, Tri Adhianto justru menilai apa yang dilakukan sejumlah aparat seperti di Jakarta hanya sebatas Gimmick.

"Ah itu kan cuma gimmick-gimmick aja ya," ucapnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved