Breaking News:

Jelang Pembangunan Kampung Akuarium, Warga Direlokasi Sementara ke Rusunawa Pesakih

Relokasi sementara terhadap warga Kampung Akuarium, RT 12/RW 04 Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dimulai.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (9/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Relokasi sementara terhadap warga Kampung Akuarium, RT 12/RW 04 Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dimulai.

Hari ini, sebanyak 10 Kepala Keluarga (KK) direlokasi jelang pembangunan Kampung Akuarium yang segera berlangsung.

Ketua RT 12/RW 04 Penjaringan, Topaz Juanda mengatakan, 10 KK warga Kampung Akuarium tersebut direlokasi ke Rusunawa Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Iya tadi sudah selesai 10 KK. Pertama enam KK, menggunakan kemudian empat KK lagi dilakukan hari ini juga menggunakan bus," kata Topaz saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2020).

Para warga yang direlokasi sementara itu berangkat menggunakan bus sekolah serta truk Satpol PP.

Mereka membawa serta barang-barang dari shelter yang mereka tempati di Kampung Akuarium untuk dipindahkan ke hunian sementara di Rusunawa Pesakih.

Maket Kampung Susun Akuarium.
Maket Kampung Susun Akuarium. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Menurut Topaz, Rusunawa Pesakih dipilih sebagai tempat relokasi sementara lantaran jaraknya yang cukup dekat.

"Karena jarak ya dekat, warga juga sudah nggak ada masalah," kata Topaz.

Adapun pembangunan Kampung Susun Akuarium rencananya dimulai September ini dan ditargetkan rampung pada Desember 2021 mendatang.

Pembangunan kembali dilakukan setelah penggusuran permukiman Kampung Akuarium pada 2016 lalu di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama.

Marco Motta Belum Gabung Persija, Kekhawatiran Pentolan Jakmania Garis Keras Terbukti

Mantan Sopir Bobol Brankas Bosnya Pakai Linggis Bawa Kabur 45.000 US Dolar di Tangerang

Adapun pembangunan ini tak hanya bersumber dari APBD Provinsi DKI Jakarta saja, namun juga dari dana kewajiban pengembang senilai Rp 62 miliar.

Dalam perencanaan yang ada, 241 unit hunian akan dibangun di lahan seluas 10.300 meter persegi.

Ratusan unit hunian itu akan dibagi lagi menjadi lima blok yang diisi sekitar 32 unit hingga 56 unit bertipe hunian 36.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved