Breaking News:

BNNP DKI Diminta Tindak Diskotek di Jakarta Barat yang jadi Tempat Peredaran Narkoba

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan masih menunggu langkah tegas dari jajarannya di BNN Provinsi DKI Jakarta terkait masalah ini.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala BNN Komjen Heru Winarko saat ditemui di markas BNN, Jakarta Timur, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan segera menindak diskotek di Jakarta yang buka secara diam-diam dan jadi tempat peredaran narkoba.

Kepala BNN Komjen Heru Winarko mengatakan masih menunggu langkah tegas dari jajarannya di BNN Provinsi DKI Jakarta terkait masalah ini.

"Kalau nanti mereka (BNNP DKI) butuh bantuan dalam penindakan tentunya kami (BNN pusat) siap membantu dalam hal penindakan," kata Heru di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2020).

Penindakan tersebut sebagai tindak lanjut penyelidikan terhadap sejumlah diskotek di Jakarta Barat yang buka saat PSBB dan jadi tempat peredaran narkoba.

Dari hasil penyelidikan diketahui sejumlah diskotek memberlakukan pengawasan ketat terhadap tamu yang masuk agar tampak terlihat tutup.

Hanya pelanggan tetap yang bisa masuk dan menikmati fasilitas diskotek, termasuk bertransaksi ekstasi dengan kisaran harga Rp 600 ribu per butir.

"Kami dari BNN melihat diskotek ini dijadikan tempat transaksi narkoba. Kalau penindakan dari pemerintah daerah (Pemprov DKI) yang beberapa waktu lalu dilakukan kan terkait masih buka saat PSBB," ujarnya.

Penindakan yang dimaksud Heru yakni saat Satpol PP DKI Jakarta pada bulan Juli 2020 lalu menggerebek diskotek di Jakarta Barat yang nekat buka.

Yakni saat Satpol PP DKI dan Jakarta menggerebek diskotek Top One, pun hingga kini tak diketahui pasti sanksi yang diberlakukan Pemprov DKI.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved