Breaking News:

Tanggapan Warga Minangkabau terhadap Pernyataan Cucu Soekarno Puan Maharani

Ketua DPP PDIP dan sebagai Ketua DPR RI, Puan Maharani, menuai kritik dari warga Minangkabau, Sumatra Barat.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Ketua DPR Puan Maharani ketika dijumpai wartawan di Balairung Universitas Indoneia, Beji, Kota Depok. 

Mengutip pepatah penduduk Minangkabau, Alvon memberikan suatu kalimat khas.

Jika ada kekusutan dari anak atau kemenakan di Minang, mereka sendiri yang akan menyelesaikannya.

"Bak pepatah minang 'kusuik kusuik bulu ayam, paruah juo nan ka manyalasian'," ucap Alvon.

"Kusut-kusut bulu ayam, paruh si ayam sendiri yang akan menyelesaikannya. Itu makna yang dapat diambil dari realitas. Saat ini tinggal pembelajaran dari konteks apa yang disebut Puan," tutupnya.

Melansir laman Tribunnews.com, Tokoh masyarakat Minang, HM Darmizal MS, angkat bicara perihal pernyataan Puan ihwal 'Semoga Sumbar (Sumatra Barat) mendukung negara Pancasila'.

Dia menilai, ucapan Puan dilontarkan saat pengumuman cagub-cawagub Sumbar yang didukung oleh PDI Perjuangan, diklaim sebagai slip of the tongue atau keseleo lidah.

Darmizal mengatakan, sebenarnya Puan menyampaikan harapan agar masyarakat Minang lebih Pancasilais.

"Tentu tidak hanya Sumbar, akan tetapi seluruh warga negara Indonesia di manapun juga harus lebih Pancasilais," kata Darmizal dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/9/2020).

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved