Mapolsek Ciracas Dirusak

56 Anggota TNI Ditetapkan Tersangka Kasus Penyerangan Polsek Ciracas

Komandan Puspom TNI AD (Danpuspomad), Letjen Dodik Widjanarko, mengatakan mereka saat ini ditahan di Denpom Jaya 2 Cijantung.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Senin (31/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 56 anggota TNI ditetapkan sebagai tersangka penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Komandan Puspom TNI AD (Danpuspomad), Letjen Dodik Widjanarko, mengatakan mereka saat ini ditahan di Denpom Jaya 2 Cijantung.

Rincian total tersangka, terdiri dari 50 prajurit TNI Angkatan Darat dan enam prajurit TNI Angkatan Laut.

Menyoal anggota TNI Angkatan Darat, total yang telah diperiksa 81 orang.

Dikatakan Dodik, mereka berasal dari 34 satuan berbeda.

"Sudah dilakukan pemeriksaan 81 personel tediri dari 34 satuan," kata Dodik, saat konferensi pers, di Puspomad, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020)

"Sebanyak 50 personel, statusnya dinaikan menjadi tersangka dan ditahan," lanjutnya.

Dodik melanjutkan, sebanyak 23 personel Angkatan Darat telah dikembalikan ke kesatuannya.

Sebab, kata Dodik, mereka murni diperiksa sebagai saksi.

"Dua puluh tiga personel dikembalikan ke kesatuannya karena murni sebagai saksi," tegas Dodik.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Mayjen Eddy Rate Muis, menyebut total tersangka yang berasal dari TNI Angkatan Laut berjumlah enam orang.

"Pemeriksaan para saksi dan terduga, bukti-buktibyang ada, telah ditetapkan tersangka dari oknum AL (6 orang tersangka)," ucap Eddy, pada kesempatan yang sama.

"Inisialnya Prada AS, Prajurit AM, Prajurit DF, Prajurit GP, Prajurit YF, dan Prajurit MF," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved