Breaking News:

Dua Pekan Razia Rokok Ilegal di 916 Desa di Banten, Bea Cukai Tindak 193 Toko

Selama dua pekan, petugas Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten, menggelar razia rokok ilegal.

ISTIMEWA/Dokumentasi DJBC Banten
Petugas DJBC Banten saat razia rokok ilegal di Tangerang, Banten, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Selama dua pekan, petugas Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten, menggelar razia rokok ilegal.

Mulai dari Selasa (25/8/2020), hingga saat ini, bersama petugas dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) A Tangerang dan KPPBC TMP Merak, Kanwil DJBC Banten berkeliking ke 916 desa yang ada di Banten.

"Kami melakukan kegiatan tersebut terhadap 916 desa yang berada di Provinsi Banten," ujar Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Banten, Zaky Firmansyah, dalam keterangan resminya, Kamis (10/9/2020).

Satu per satu, toko yang menjual rokok diperiksa, terutama di area pasar.

Petugas pun mendapati masih adanya rokok ilegal yang beredar.

Ada yang dilekatkan cukai palsu ataupun tanpa cukai.

Setidaknya ada 193 toko yang kedapatan menjual rokok ilegal itu.

"Penindakan terhadap 193 toko yang menyediakan atau menjual rokok ilegal berupa rokok dilekati pita cukai dan rokok tanpa dilekati pita cukai," ujarnya.

Ribuan batang rokok pun diamankan dan dinyatakan barang milik negara untuk selanjutnya akan dimusnahkan.

"semua rokok ilegal diamankan disita untuk proses selanjutnya ditetapkan sebagai barang milik negara untuk proses pemusnahan," ujarnya.

Zaky berharap, operasi yang dilakukannya bisa membuat masyarakat sadar untuk tidak memperjualbelikan rokok ilegal.

"Dengan adanya kegiatan operasi pasar dan sosialisasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak memperjualbelikan rokok ilegal," harapnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved