Breaking News:

Food Story

Santap Kuliner Rekomendasi: Nasi Uduk dan Bandeng Pesmol H Syahrin di Gandaria Utara

Nah, salah satu keturunan H Syahrin membuat usaha nasi uduk khas Betawi. Rasa nasi uduknya diakui kenikmatannya.

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Tempat makan Nasi Uduk H Syahrin di Jalan H Syahrin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (10/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Haji Nawi dulu merupakan salah satu tuan tanah terkaya di Jakarta.

Dulu, tanahnya banyak dan tersebar di sekitaran Gandaria.

Untuk menghormati Haji Nawi, keturunannya mengusulkan namanya sebagai nama wilayah di kawasan Cilandak.

Saudara H Nawi, mendiang H Syahrin juga memiliki sejumlah tanah dan namanya dijadikan nama jalan yang berdekatan dengan nama jalan raya Haji Nawi.

Seporsi nasi uduk H Syahrin bersama Ikan bandeng pesmol dan jengkol balado pada Kamis (10/9/2020).
Seporsi nasi uduk H Syahrin bersama Ikan bandeng pesmol dan jengkol balado pada Kamis (10/9/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)

Nah, salah satu keturunan H Syahrin membuat usaha nasi uduk khas Betawi.

Rasa nasi uduknya diakui kenikmatannya.

Tempat makan ini beralamat di Jalan H Syahrin berseberangan dengan Masjid Nurul Yaqin, di Kawasan Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Suasana tempat makannya terlihat menarik dengan nuansa Betawi. Namanya H Syahrin 5683.

Kata pemiliknya, Siti Munjiah, nasi uduknya khas lantaran dimasak dengan cara tradisional. Ia masih menggunakan dandang tradisional dan kukusan anyaman bambu berbentuk kerucut.

Halaman
12
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved