Dokter Andani Hingga Oki Setiana Dewi Berbagi Cerita di Webinar Gratis Influencer Era Masker

Global Influencer School menggelar webinar gratis bertajuk Influencer di Era Masker, Isi Hati Pahlawan Kemanusiaan pada Minggu 13 September 2020.

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi virus corona 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Angka pasien terkonfirmasi Covid-19 masih terus meningkat.

Tak hanya masyarakat awam, banyak tenaga medis mulai berguguran akibat penularan Covid-19.

Di masa-masa seperti ini, semua orang punya potensi untuk menjadi orang yang berpengaruh dalam membangkitkan kembali semangat Indonesia dari situasi terpuruk saat ini.

Melihat situasi tersebut, Global Influencer School menggelar webinar gratis bertajuk Influencer di Era Masker, Isi Hati Pahlawan Kemanusiaan pada Minggu 13 September mendatang.

Pahlawan COVID-19 asal Sumatera Barat, Dokter Andani dan pengusaha Nurhayati Subakat, artis Oki Setiana Dewi, serta Co Founder dan CEO Global Influencer School Hariqo akan hadir dalam webinar gratis yang digelar pada pukul 19.00 WIB tersebut.

"Ada kecenderungan influencer diartikan sebagai orang yang punya pengikut banyak di media sosial, pengertian ini tidak salah, namun kita juga harus melihat fakta, bahwa banyak sekali orang yang tidak aktif di media sosial, namun mereka memberikan pengaruh yang sangat besar di masyarakat bahkan di dunia ini," kata King Bagus, Founder Global Influencer School dalam keterangan persnya.

Belakangan, nama Dokter Andani asal Sumatra Barat sempat mencuat karena pengaruhnya dalam menghadapi Covid-19.

Ia mengeluarkan Rp 850 juta dari uang pribadinya demi membangun laboratorium untuk Covid-19 dan layanan test swab gratis.

Menurt King Bagus, melalui acara ini akan disampaikan mengenai isi hati pahlawan kemanusiaan dalam menghadapi Covid-19.

Dengan begitu, diharapkan akan semakin banyak orang yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi situasi Indonesia saat ini, termaksud dengan menyebarkan semangat kebaikan dengan menjadi influencer.

"Kita ingin menyampaikan hati mereka ke publik, sekaligus menegaskan bahwa setiap orang berpotensi menjadi orang berpengaruh atau yang sekarang disebut sebagai influencer," ungkapnya.

Sementara itu, CEO Global Influencer School yang juga penulis buku Seni Mengelola Tim Media sosial Hariqo mengatakan, Global Influencer School didirikan untuk mendorong setiap orang memberikan manfaat yang sebesar-besarnya.

Terkenal dan memiliki banyak follower di media sosial bukan tujuan utama dalam menjadi seorang influencer. Melainkan, bonus yang tergantung level manfaat yang diberikan.

Ancol Kembali Tutup karena PSBB, Bagaimana Pemilik Annual Pass? Ini Kebijakan Manajemen

Isu Puluhan PNS Kota Tangerang Positif Covid-19, Ini Kata Wali Kota Arief

“Indonesia selalu berada dalam lima besar negara dengan penduduk terbanyak di dunia. Namun jika lihat daftar orang-orang paling berpengaruh di dunia tahun 2019, Indonesia masih tertinggal, bahkan dari negara-negara yang penduduknya jauh lebih sedikit dari Indonesia.” Jelas Hariqo.

Jika kamu tertarik, acara webinar gratis ini dapat diikuti pada Minggu 13 September 2020 pukul 19.00 WIB- 20.30 WIB.

Masyarakat dapat daftar ke http://bit.ly/webinargis atau cek akun instagram @globalinfluencershool.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved