Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Krisis Ruang ICU di Kota Bekasi, Pasien Covid-19 Gejala Berat Rawan Kasus Meninggal

Tingkat kerawanan kasus kematian pada pasien Covid-19 gejala berat semakin tinggi karena faktor penanganan

Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kondisi ruang intensif care unit (ICU) di rumah sakit swasta di Kota Bekasi mengalami krisis di tengah tingginya peningkatan kasus Covid-19.

Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ASRI) Kota Bekasi Eko Nugroho mengatakan, akibat krisis ICU yang terjadi, pasien Covid-19 dengan gejala berat rawan kasus meninggal dunia.

"Kalau yang berat ini penting dicatat, kalau kena covid dan gejalanya berat terutama mereka komorbid atau penyakit penyerta itu walaupun kita tidak mau mendahului takdir, tapi angka mortalitasnya (angka kematian) jadi tinggi," kata Eko, Jumat, (11/9/2020).

Menurut dia, tingkat kerawanan kasus kematian pada pasien Covid-19 gejala berat semakin tinggi karena faktor penanganan yang kurang memadai.

"Kenapa tinggi karena yang seharusnya ditangani dengan peralatan yang memadai ini kemungkina besar akan tidak dapat (ruangan karena krisis ICU)," terang dia.

"Jadi kalau misal sekarang pasien ternyata kondisi covidnya berat dan butuh bantuan ventilator dan ternyata yang ada vetilatornya tidak tersedia maka dia akan dirawat tanpa bantuan ventilator," tergasnya.

Eko menjelaskan, saat ini kapasitas seluruh rumah sakit khususnya swasta di Kota Bekasi untuk penanganan pasien Covid-19 hampir penuh.

Dari total 464 kapasitas ruang isolasi khusus pasien Covid-19 di rumah sakit swasta Kota Bekasi, rata-rata hanya diperuntukkan bagi pasien dengan gejala sedang hingga ringan.

Jadwal Baru Piala Asia U-19 dan Piala Asia U-16 yang Bakal Diikuti Timnas Indonesia

Sule Blak-blakan Soal Ancaman Pembunuhan: Diduga dari Sosok Ini, Selanjutnya Proses Hukumi?

PSBB Total Jakarta, Wali Kota Tangerang Masih Pikir-pikir Soal Pembatasan Ojek Online

Sebab kata dia, untuk mengadakan ruang isolasi dengan fasilitas standar ICU seperti alat ventilator, tentunya memiliki biaya yang tidak sedikit.

"Hampir sebagian besar RS (rumah sakit) full terutama yang butuh ventilator, jadi kalau misal ada kasus berat, kota Bekasi udah nggak bisa nampung," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved