Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Sederet Menteri Sindir dan Kritisi PSBB Total, Politisi Gerindra DKI Minta Jokowi Lakukan Evaluasi

Kebijakan Anies menerapkan kembali PSBB total sendiri disebut Andyka bukan keputusan yang mudah diambil.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diterapkan di Jakarta selama 14 hari atau dua pekan guna mengantisipasi virus corona atau Covid-19 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Politisi Gerindra Andyka meminta Presiden Joko Widodo mengevaluasi menterinya yang menentang kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bakal diterapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pasalnya, Presiden Jokowi sempat mengatakan, pemerintah akan fokus pada penanganan kesehatan dan keselamatan warga sebelum merestrat ekonomi.

"Jadi istilahnya kalau menteri-menteri protes Pak Anies artinya menteri-menteri yang protes itu tidak tertib kepada pimpinannya, tidak tertib kepada presiden," ucapnya, Jumat (11/9/2020).

Anggota Komisi C DPRD DKI ini pun mempertanyakan kepatuhan para menteri Kabinet Indonesia Maju lantaran pernyataan mereka yang menyerang Anies justru dianggapnya bertentangan dengan imbauan Presiden Jokowi.

"Jadi intinya, kalau ada para pembantu presiden yang bertentangan dengan arahan, dengan imbauan, kebijakan, dan keputusan presiden, ini yang harus dipertanyakan," ujarnya saat dihubungi.

"Saya bukan dalam kapasitas mengkritisi para menteri, saya hanya mengatakan bahwa para menteri ini harus manut dong," sambungnya.

Pernyataan Presiden Jokowi yang menyatakan bahwa pemerintah bakal mendahulukan masalah kesehatan pun disebutnya sebagai sesuatu yang bijak.

"Presiden sudah sangat baik, sangat jelas sarannya bahwa dahulukan kemanusian, kemudian ekonomi mengikuti. Tapi, kalau ada menteri yang bilang IHSG turun kan gimana gitu," tuturnya.

"Pimpinannya sudah bicara seperti itu, tapi kok dia bilang yang lain. Jadi saya pikir perlu ditertibkan ini menteri-menterinya," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved