Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Klaster Keluarga Berkembang Jadi Penularan Covid-19 di Kabupaten Tangerang

Kabupaten Tangerang tengah berhadapan dengan permasalahan penularan Covid-19 di dalam klaster keluarga

Tayang:
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kiri) saat ditemui usai melaksanakan rapat koordinasi dengan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Pendopo Bupati, Jumat (11/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kabupaten Tangerang tengah berhadapan dengan permasalahan penularan Covid-19 di dalam klaster keluarga yang terjadi karena kontak erat.

Hal tersebut lantaran banyaknya warga Kabupaten Tangerang yang bekerja di luar kota dan kembali membawa virus corona ke dalam keluarga dan terjadi kontak erat.

"Nah ini, klaster keluarga yang sekarang sedang berkembang di Kabupaten Tangerang, jadi dengan pertimbangan tersebut kita pindahkan rumah singgah itu ke Hote Yasmin," ujar Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar di Pendopo Bupati, Jumat (11/9/2020).

Maka dari itu, lanjut Zaki, pihaknya pun telah berencana akan memindahkan rumah singgah yang awalnya di Griya Anabatic ke Hotel Yasmin di kawasan Curug, Kabupaten Tangerang.

Sebab, kapasitas di Hotel Yasmin diketahui lebih besar dan bisa lebih banyak menampung pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang yang sebagian besar berstatus OTG.

"Karena di Hotel Yasmin bisa merawat klaster keluarga. Kalau di Griya Anabatic satu kamar satu orang, tapi kalau di Hotel Yasmin bisa dua kamar untuk satu keluarga, bapak ibu dengan anak dua," jelas Zaki.

Untuk kapasitas, Hotel Yasmin menyediakan hingga 240 kamar sedangkan, Griya Anabatic sebanyak 170 kamar.

Zaki melanjutkan, rumah singgah tersebut memiliki kapasitas 240 kamar yang nantinya akan digunakan untuk menampung pasien OTG dari Kabupaten Tangerang.

"Mudah-mudahan Hotel Yasmin ini akan di buka secepatnya menjadi rumah singgah pasien OTG Covid-19 pada tanggal 17 September," terang Zaki.

Zaki juga mengatakan, dalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana untuk melakukan swab test massal untuk menjaring pasien OTG.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan akan menyiapkan 120 kamar untuk tahap awal.

"Bilamana kasus Covid-19 meningkat baru kita akan menggunakan langsung 240 Kamar," ucap Hendra.

Menurutnya, selain Hotel Yasmin pihaknya juga terus berkordinasi untuk menyiapkan rumah singgah di Kitri Bakti untuk dijadikan rumah singgah ketiga.

Namun, hal tersebut masih menjadi proses dan bahan diskusi Pemerintah Kabupaten Tangerang.

"Awalnya kita siapkan rumah singgah di Griya Anabatic untuk penanganan OTG pasien Covid, tapi karena ada kendala teknis kita pindahkan ke Hotel Yasmin," kata  Hendra.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved