Breaking News:

Warga di Pondok Gede Bekasi Temukan Selongsong Peluru Nyasar

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Hersiantoni mengatakan, temuan selonsong peluru itu memang benar terjadi di wilayah hukumnya beberapa waktu belakangan

ISTIMEWA
ilustrasi selongsong peluru 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK GEDE - Warga perumahan Nirvana Residence, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi dihebohkan dua penemuan dua selongsong peluru diduga nyasar di kawasan pemukiman.

Video temuan dua selongsong peluru diunggah ke media sosial instagram @info_jakartatimur pada Sabtu, (12/9/2020) kemarin.

Dalam keterangan unggahan itu, temuan selongsong peluru terjadi selama dua hari berturut-turun.

Peluru tersebut diduga berasal dari tempat latihan menembak Halim milik TNI Angkatan Udara (AU) yang berlokasi di belakang komplek perumahan.

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Hersiantoni mengatakan, temuan selonsong peluru itu memang benar terjadi di wilayah hukumnya beberapa waktu belakangan ini.

"Iya (benar ada temuan selongsong), karena ada latihan (menembak) di Halim, lokasinya bersebelahan sama komplek," kata Hersiantoni, Minggu, (13/9/2020).

DKI Jakarta Besok Mulai PSBB, Apa Sanksi Jika Tak Pakai Masker & Langgar Protokol Kesehatan?

Taman Impian Jaya Ancol Dipenuhi Pengunjung Jelang Penerapan Kembali PSBB

Menurut dia, pihak Halim sudah melakukan pertemuan dengan warga setempat terkait dugaan peluru nyasar.

"Sudah ada pertemuan sama warga sana, jadi pihak Halim datang ke warga menjelaskan temuan itu (selongsong peluru)," terangnya.

Menurut Hersiantoni, kejadian ini baru pertama kali dialami warga. Selama ini, warga memang kerap mendengar suara senjata api saat latihan berlangsung.

"Sebelum-sebelumnya enggak ada, makanya kemarin pihak Halim langsung mendatangi warga," tuturnya.

Adapun kejadian peluru nyasar ini memang membuat resah warga, tetapi Polsek Pondok Gede memastikan tidak kerugian besar akibat kejadian tersebur.

"Iya pastilah ke depan kalau bisa dianalisa lagi dari pihak Halimnya untuk keamanan biar nggak terulang," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved