Breaking News:

Agar Produk Industri HPTL Diterima Masyarakat, Pengamat: Pemerintah Harus Tingkatkan Kajian Ilmiah

kajian-kajian ilmiah mengenai HPTL yang khusus dilakukan di Indonesia mesti terus ditingkatkan

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Vape 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri memperhatikan tren penjualan produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) yang semakin besar.

Menurutnya, semakin besar tren penjualan, maka semakin banyak orang yang terlibat dalam industri ini.

“Sehingga diperlukan keterlibatan pelaku usaha dalam memberikan masukan kepada pemerintah," ujarnya, Senin (14/9/2020).

Namun, Heri pun mengakui bahwa ia tidak dapat mengatakan apakah tren HPTL akan terus meningkat atau malah menurun ke depannya.

Untuk itu, saran dia, perlu segera dibentuk semacam roadmap terkait industri ini, sehingga dapat terlihat dampaknya, mulai dari pendapatan negara dari cukai, tenaga kerja, industri, serta ekspor dan impor.

"Sehingga ke depannya bisa ada kebijakan yang lebih tepat," tuturnya.

Heri kemudian menambahkan bahwa ia mendorong pemerintah untuk melakukan kajian-kajian ilmiah secara komprehensif terkait industri HPTL ini.

Hal tersebut diperlukan sebelum pemerintah memutuskan apakah industri ini perlu di dukung atau sebaliknya.

"Harus ada pernyataan sikap dari pemerintah apakah industri ini akan dibawa ke arah sunset industry (sedikit demi sedikit dihilangkan), atau akan dibawa ke arah yang lebih maju lagi. Tentunya hal itu harus didasari oleh kajian-kajian ilmiah di sisi kesehatannya dan sisi-sisi lainnya," jelasnya.

Menurutnya, kajian-kajian ilmiah mengenai HPTL yang khusus dilakukan di Indonesia mesti terus ditingkatkan agar produk yang akan ditawarkan benar-benar bisa diterima masyarakat sebagai sebuah alternatif.

Halaman
123
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved