Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Banyak Klaster Pabrik, Wali Kota Tangerang Klaim Belum Ada Klaster Perkantoran

Pemerintah Kota Tangerang masih mengklaim kalau tidak ada klaster perkantoran penularan Covid-19 di Kota Tangerang.

Istimewa/dokumentasi Pemkot Tangerang.
Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismanyah saat menerangkan soal kembalinya Kota Tangerang menjadi zona merah Covid-19, Rabu (2/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Makin lama waktu berlalu, semakin banyak terlahir klaster baru penularan Covid-19 di Kota Tangerang.

Sudah bukan rahasia lagi, kalau banyak klaster pabrik di Kota Tangerang mengingat banyak industri yang berdiri di wilayah tersebut.

Kendati demikian, Pemerintah Kota Tangerang masih mengklaim kalau tidak ada klaster perkantoran penularan Covid-19 di Kota Tangerang.

"Sejauh ini klaster perkantoran ada di Jakarta, jadi belum ada klaster perkantoran di Tangerang," kata Wali Kota Tangerang, Arief R Wismanyah ketika dihubungi, Senin (14/9/2020).

Pasalnya, hingga detik ini jajarannya masih terus memantau pelaksanaan protokol kesehatan disetiap komplek perkantoran.

Arief meneruskan kalau sedang merevisi ulang peraturan protokol kesehatan di pabrik, perkantoran, rumah makan, mal, dan tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Sekarang kita cek ulang pabrik, hotel, rumah makan. Jadi permasalahannya terpaparnya itu karena protokol kesehatan bukan tidak dilakukan, tetapi karena dilakukan dengan tidak benar," beber Arief.

Ia menginformasikan saat ini sedang marak munculnya klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 yang terjadi di beberapa daerah.

Satu diantaranya yang harus diantisipasi adalah klaster hotel.

"Jadi saya minta hotel-hotel dan pelaku usaha lainnya yang ada di Kota Tangerang bukan sekedar melaksanakan protokol kesehatan tapi lakukan dengan benar," ucap Arief dalam keterangannya, Selasa (8/9/2020).

Arief juga mengintruksikan kepada jajaran Satpol PP dan Dinas Budaya, Pariwisata dan Pertamanan serta Kecamatan dan Kelurahan di Kota Tangerang untuk melakukan inspeksi kepada pelaku usaha, baik hotel sampai ke pedagang terkait protokol kesehatan.

Kai Havertz Pergi ke Chelsea, Direktur Bayer Leverkusen: Mereka Memanfaatkan Pandemi Covid

Pelanggar Pembatasan Aktivitas Warga di Depok Banyak dari Pelaku Usaha Makanan

"Pedagang di wajibkan menggunakan masker dan sarung tangan dan hindari seminim mungkin penggunaan uang cash, dan untuk hotel pastikan protokol kesehatannya dilakukan dengan benar, baik tamu maupun karyawan hotel," imbau Arief.

Selain itu, Arief menyampaikan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang yang terus mengedukasi masyarakat tentang Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak (3M).

"Semoga upaya yang kita lakukan bisa menjaga masyarakat kita untuk tetap sehat di tengah wabah pandemi Covid-19 ini," tukas Arief.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved