Breaking News:

Pilkada Kota Depok

Bawaslu Kota Depok Walk Out Saat Rapat Pleno di Kantor KPU, Begini Kronologisnya

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok memilih walk out saat pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP).

KOMPAS/PRIYOMBODO
Ilustrasi Pilkada 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok memilih walk out saat pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS).

Rapat Pleno ini sendiri, digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok pada Minggu (13/9/2020) sore kemarin.

Koordinator Divisi Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Kota Depok, Andriansyah, menuturkan, KPU Kota Depok tidak mengindahkan dan malah mengabaikan rekomendasi yang diberikan pihaknya.

"KPU Kota Depok tidak mengindahkan sikap Bawaslu Kota Depok, dan tetap melanjutkan proses Pleno dan mengabaikan Rekomendasi Bawaslu Kota Depok," jelas Andriansyah dalan keterangan resminya, Senin (14/9/2020).

Banyak Kasus Covid-19 Impor dari DKI Jakarta, Pemkot Tangerang Berharap Banyak dari PSBB

Andriansyah menjelaskan, pada awal Pleno pihaknya telah memberikan rekomendasi penundaan penetapan DPS.

Hal ini dimaksudkan, agar KPU Kota Depok terlebih dahulu menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan pihaknya, berkaitan dengan penyampaian daftar pemiluh sesuai Pasal 12 Ayat 11 Peraturan KPU Nomor 19 Tahun 2019.

"PPS menyampaikan daftar Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (1) kepada PPK, PPL dan KPU/KIP Kabupaten/Kota dalam bentuk softcopy dan hardcopy. Tapi sampai Rapat Pleno kemarin belum juga disampaikan salinan data tersebut," jelas Andriansyah.

"Penundaan juga diperlukan agar KPU Kota Depok menyelesaikan permasalahan Pemutakhiran Data Pemilih yang belum tuntas. Seperti data pemilih DPK tahun 2019 yang belum masuk ke dalam Daftar Pemilih A.KWK," timpalnya lagi.

Pelatih Baru Persija Jakarta Ungkap Keinginan Kerja Bareng Lagi Bersama Sergio Farias

Sementara itu, Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kota Depok, Dede Slamet, menambahkan, bahwa ada pihaknya menemukan fakta adanya oknum PPS yang menyelahgunakan tanggung jawabnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved