Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Beberapa Strategi Pemerintah Kota Tangerang Saat PSBB Total DKI Jakarta

Arief juga menyampaikan Pemerintah Kota Tangerang akan semakin meningkatkan pengawasan sejumlah tempat dan fasilitas.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Selasa (4/8/2020). 
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mempersiapkan sejumlah langkah sebagai tindak lanjut kebijakan Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.
Sebab, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah tidak memungkiri kalau wilayahnya masih memiliki positivity rate yang tinggi.
 
Kendati demikian, hal itu karena pihaknya melakukan tracing yang teramat masif menekan penyebaran Covid-19.
"Kita siapkan juga monitoring secara online bagi pasien positif yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Jadi kondisinya bisa terus dimonitor dan datanya akan tersentral di Dinkes," kata Arief R Wismansyah saat dihubungi, Senin (14/9/2020).
 
"Selain kapasitas dan fasilitas di rumah sakit juga ditingkatkan kita juga peruntukkan dua tempat untuk isolasi khusus pasien Covid," tambahnya.
 
Arief juga menyampaikan Pemerintah Kota Tangerang akan semakin meningkatkan pengawasan sejumlah tempat dan fasilitas.
 
Terutama yang berpotensi besar menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
 
"Tempat keramaian sudah kita batasi operasionalnya, dan pemantauan akan semakin ditingkatkan," jelasnya.
Wali Kota mengharapkan dengan PSBB ketat yang diterapkan oleh DKI Jakarta akan memberi dampak positif bagi kota lain yang berbatasan langsung mengingat mobilitas dari dan ke arah Jakarta akan jauh berkurang.
 
"Semoga pandemi bisa diatasi bersama dan segera berakhir," pungkas Arief.
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved